Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Fasilitas Usaha Ultra Mikro Dilanjutkan

📅 Jumat, 02 Jun 2023, 04:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Fasilitas Usaha Ultra Mikro Dilanjutkan Doc: ANTARA/ Ganet Dirgantoro
Ket. Ketua Umum Perhimpunan Perempuan Lintas Profesi Indonesia (PPLIPI) Indah Surya Dharma Ali memberikan penjelasan kepada media terkait penyaluran dana bantuan bagi pelaku usaha ultra mikro di Jakarta, Kamis (1/6).

JAKARTA - Para pelaku usaha ultra mikro Jakarta, Bekasi, dan Tangerang kembali difasilitasi agar mampu mengakses lembaga keuangan dan perbankan. Fasilitasi dilakukan Perhimpunan Perempuan Lintas Profesi Indonesia (PPLPI).

"Salah satu kendala pelaku usaha ultra mikro adalah permodalan. Setiap hari satu usaha ultra mikro hanya perlu 200.000 hingga 300.000. Maka, lembaga keuangan atau perbankan jarang mau menyentuhnya," kata Ketua PPLPI,Indah Surya DA, Kamis (1/6).

Pengurus dan anggota PPLPImenghimpun dana serta mencarikan sponsor untuk memberdayakan pelaku usaha ultra mikro agar dapat mengembangkan diri.

"Memang untuk satu kali program jangkauannya tidak banyak. Ini menyasar 400 pelaku usaha ultra mikro yang berprofesi sebagai pedagang keliling, pemilik warung, dan pedagang kecil lainnya," ujar Indah.

Selama tujuh tahun program digulirkan, dia sudah menjangkau 6.500 pelaku usaha ultra mikro dalam bentuk hibah permodalan yang saat ini besarannya 500 ribu per pelaku usaha. Tak hanya itu, lembaga ini juga menyiapkan program pelatihan agar mereka bisa naik kelas dan mandiri.

Targetnya, para pelaku usaha binaannya bisa meraih pendanaan minimal program pemerintah dari Kredit Usaha Rakyat (KUR). Tak hanya itu, agar pelaku usaha bisa naik kelas, anggota PPLPI juga melakukan monitoring. Pengusaha yang dinilai sukses, tahun depan akan ditambah modalnya.

"Bahkan ada pelaku usaha binaan yang sudah mendapatkan modal sampai lima kali," kata Indah. Namun bagi pelaku usaha yang tidak memanfaatkan bantuan permodalan untuk kepentingan usahanya atau malah digunakan untuk tujuan konsumtif, Indah bersikap tegas dengan tidak memperpanjang kemitraannya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Mutasi Polri, Pejabat Divpr...
Daerah
Produk UMKM Dipromosikan Le...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.