Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Satgas Penilaian Gedung Cek Menara Saidah dan Balai Kota

📅 Rabu, 31 Mei 2023, 12:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Satgas Penilaian Gedung Cek Menara Saidah dan Balai Kota Doc: rumah.com
Ket. Menara Saidah.

JAKARTA - Satuan Tugas (Satgas) Penilaian Gedung dan Non Gedung yang dibentuk Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI melakukan pemeriksaan tahap awal di Gedung Balai Kota DKI, Jakarta Pusat dan Menara Saidah di Jakarta Selatan.


"Jadi tim ini punya personel 122 orang, dibagi dua tim. Hari ini, tim pertama memeriksa Gedung Balai Kota, sebagai simbol Pemerintahan. Lalu tim lainnya memeriksa Menara Saidah di Jakarta Selatan,"kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta Isnawa Adji di Balai Agung DKI, Jakarta Pusat, Selasa (30/5).

Terkait pemeriksaan kedua bangunan, Isnawamengatakan sebelumnya sudah melakukankoordinasidengan manajemen gedung (building management) masing-masing.

Kemudian, hasil pemeriksaan akan disampaikan kepada pemilik gedung dalam bentuk rekomendasi hal-hal yang perlu diperhatikan dan dilakukan ke depan.

"Untuk tahap selanjutnya, pemeriksaan akan dilakukan sebanyak dua kali dalam sebulan menyasar pada fasilitas umum dan fasilitas publik yakni Pasar Kramat Jati, Apartemen Kalibata City, RSUD Koja, dan SMAN 99 Jakarta," ujar Isnawa.

Pemeriksaan ini juga mengecek kesiapsiagaan gedung-gedung tinggi ketika terjadi bencana lain seperti kebakaran.

"Kalau gedung delapan lantai ke atas, secara ketentuan dan struktur sudah lebih tahan gempa, dibandingkan delapan lantai ke bawah. Tetapi bukan berarti kita tidak memantau gedung di atas delapan lantai. Kami melakukan pemantauan gedung-gedung baik di atas delapan lantai maupun di bawah delapanlantai," terang Isnawa.

Pemeriksaan gedung sekarang, kata Isnawa mengajak Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk lebih mengecek bangunannya dari segi struktur, jalur evakuasi, kemudian perlengkapan bahaya kebakaran.

Isnawa menargetkan selama Juni 2023 ini melakukan pemeriksaan enam gedung milik pemerintah maupun milik swasta, di antaranya RSUD Koja, Jakarta Utara dan Apartemen Kalibata di Jakarta Selatan.

"Kita juga rencananya memeriksa Apartemen Kalibata City,RSUD Koja, dan pasar-pasar. Kemudian kalau non gedungbisa saja ada waduk kita cek takut ada retakan-retakan, pasar yang mungkin strukturnya sudah tua, jadi tidak sebatas gedung bertingkat, apa pun akan kita lakukan pemantauan," lanjut Isnawa.

Isnawa membuka peluang kepada pemilik gedung yang ingin bangunannya dilakukan pemeriksaan oleh Satgas penilaian gedung dan non-gedung untuk nantinya dibuatkan rekomendasi.

"Kalau mau request bisa ajukan ke BPBD, nanti kita akan turun bersama dengan tim," ucap Isnawa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Toko-toko di Bordeaux bersi...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.