Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rekan Buronan Jho Low Meninggal Setelah Dideportasi ke Malaysia

📅 Rabu, 31 Mei 2023, 10:52 WIB | Oleh:
Rekan Buronan Jho Low Meninggal Setelah Dideportasi ke Malaysia Doc: Aljazeera/AP/Joshua Paul
Ket. Ilustrasi - Logo program 1MDB dengan latar belakang menara Petronas, Kuala Lumpur, Malaysia. Sekitar 4,5 miliar dolar AS diyakini telah dicuri dari dana kekayaan negara Malaysia 1MDB.

KUALA LUMPUR - Tersangka skandal 1MDB Kee Kok Thiam telah meninggal beberapa minggu setelah dideportasi ke Malaysia untuk menghadapi interogasi atas perannya dalam penipuan 4,5 miliar dolar AS.

Kee Kok Thiam meninggal di rumah sakit pada Senin (29/5) setelah "stroke mendadak parah" dan dikremasi pada Rabu (31/5) pagi, kata keluarga Kee dalam sebuah pernyataan.

"Kami mendesak semua pihak untuk tidak berspekulasi tentang peristiwa yang tidak menguntungkan ini dan memberikan ruang kepada keluarga untuk berduka atas kematiannya," bunyi pernyataan yang dikutip Al Jazeera itu.

Berita kematian pengusaha berusia 56 tahun itu datang beberapa jam setelah Al Jazeera melaporkan bahwa Komisi Anti Korupsi Malaysia (MACC) telah mengkonfirmasi keberadaan buronan pemodal Malaysia Jho Taek Low - yang diduga dalang skandal 1MDB - di Makau berdasarkan laporan pertanyaannya tentang Kee.

MACC mengatakan, Kee yang dideportasi dari Makau awal bulan ini mengungkapkan dia telah bertemu dengan Low dan buronan 1MDB lainnya di wilayah Tiongkok dan Low telah menginstruksikan dia untuk tidak kembali ke Malaysia sebagai saksi dalam kasus 1MDB.

Low menghilang pada 2016 ketika pihak berwenang dari Singapura hingga Australia dan Amerika Serikat memburunya karena melakukan pencurian miliaran dolar dari dana kekayaan negara Malaysia (1MDB).

Sebuah sumber di MACC yang berbicara tanpa menyebut nama, mengatakan kepada Al Jazeera bahwa Kee tidak berada di bawah perlindungan pihak berwenang karena dia masih dianggap sebagai tersangka. Sumber itu mengatakan tidak ada negosiasi yang dilakukan mengenai informasi yang bersedia dia ungkapkan untuk mendapatkan perlindungan.

Kee dibebaskan tanpa dakwaan setelah diinterogasi oleh petugas MACC awal bulan ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Tangerang Bergetar Dengar K...
Nasional
Kemenperin Dorong Gen Z Kem...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.