Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bahaya Gak Sih Bersihin Kotoran Pusar? Begini Penjelasannya

📅 Senin, 29 Mei 2023, 15:32 WIB | Oleh:
Bahaya Gak Sih Bersihin Kotoran Pusar? Begini Penjelasannya Doc: Livestrong
Ket. Ilustrasi

Pusar menjadi salah satu bagian tubuh yang seringkali terdapat kotoran. Namun, untuk membersihkan kotoran di pusar harus berhati-hati mengingat bagian tersebut merupakan zona sensitif.

Pakar dermatologi, Gretchen Frieling mengatakan, seseorang diperbolehkan membersihkan kotoran di pusar secara hati-hati. Sebab, jika pusar luka atau mengeluarkan darah bisa meningkatkan risiko infeksi.

"Semakin Anda mengiritasi atau mengorek kulit, semakin buruk jadinya, terutama di area yang lebih terbatas seperti pusar," kata Frieling, dikutip dari Livestrong, Senin (29/5).

Selain itu, jika seseorang memiliki tindikan pusar dan mengoreknya terus menerus maka dia berisiko terkena infeksi atau perkembangan jaringan parut.

Beberapa‌ bakteri di pusar merupakan hal normal karena kulit memiliki seluruh mikrobiomanya sendiri yang terdiri dari jutaan bakteri, jamur, dan virus yang membantu melindungi tubuh dari dunia luar, menurut peneliti dalam Nature Review Microbiology‌ pada Januari 2018. Adapun jenis bakteri apa yang mungkin hidup di pusar, menurut penelitian dalam jurnal PLOS One‌, terdapat sekitar 2.368 jenis bakteri berbeda.

Sebagian besar bakteri itu unik untuk orang tertentu, tetapi beberapa jenis bakteri yang paling umum ditemukan termasuk ‌staphylococcus‌, ‌corynebacterium‌, dan ‌streptococcus‌. Pusar mungkin juga mengandung kotoran, sebum (minyak) dan sel kulit mati, kata Dr. Frieling.

Pada dasarnya, seseorang tidak boleh secara aktif mencoba membuat pusarnya benar-benar bebas bakteri. Namun, jika dia melihat ada benjolan jerawat, folikulitis, atau masalah pusar lainnya (seperti pusar gatal atau berbau), maka mungkin pertanda dia perlu melakukan pembersihan tambahan.

Frieling menyarankan seseorang mulai dengan membersihkan pusar di kamar mandi dengan sabun dan air. Namun, penting untuk mengeringkannya setelah dibersihkan.

"Pastikan Anda juga mengeringkannya dengan baik setelah mandi. Kemudian, gosok perlahan pusar Anda dengan kapas yang dicelupkan ke dalam alkohol. Dan usahakan agar area tersebut tetap kering setelahnya," ucapnya

Jika kulit telanjur terkikis, maka sebaiknya lembapkan area dan tutupi dengan perban.

"Pastikan area itu bersih, lalu biarkan saja," tutur Frieling.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.