Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Petenis Putri Kholisa Siti Maisaroh Juara

📅 Minggu, 28 Mei 2023, 20:46 WIB | Oleh: Tim Penulis
Petenis Putri Kholisa Siti Maisaroh Juara Doc: ISTIMEWA
Ket. Kholisa Siti Maisaroh

YOGYAKARTA - Dengan permainan menawan petenis andalan Indonesia Kholisa Siti Maisaroh berhasil memenangkan pertandingan yang sangat ketat atas pemain Korsel Min Young Choi dan menyabet gelar juara tunggal putri pekan kedua Detec International Junior Championship 2023. Dalam babak final, Minggu, unggulan teratas itu menyudahi perlawanan petenis kidal asal Korea Selatan Min Young Choi 7-5, 6-4.

"Lawanku mungkin tahu bahwa aku banyak defense. Dia makin menyerang terus. Bola-bolaku juga kurang panjang. Lama-lama, kelabakan," kata Kholisa dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu.

Berlaga di Lapangan Tenis Kompleks Stadion Sultan Agung, Bantul, Kholisa cukup kesulitan karena bermain lebih bertahan pada set pertama. Tertinggal dua gim lebih dulu, petenis kelahiran Kudus, Jawa Tengah, itu tak tinggal diam.

Sadar bahwa ini partai puncak, petenis berusia 16 tahun itu mulai bermain lebih agresif meskipun bahunya meradang. Kholisa pun berhasil membalikkan keadaan dan mengamankan set pertama 7-5. Kejadian berulang pada permulaan set kedua, Kholisa tertinggal dua gim, 1-3.

Namun, karena ini laga terakhir, aku main habis-habisan aja. Capek enggak capek, aku tembak terus aja. Pengorbanannya tidak sia-sia, Kholisa dapat menyudahi laga dengan lebih cepat pada set kedua. Petenis peringkat ke-451 ITF itu membukukan skor 6-4.

"Sebelum bertanding, aku berniat main menyerang terus. Tapi ternyata di lapangan badanku terasa capek. Kalau menyerang terus, badanku enggak kuat. Kalau bolanya benar-benar enak, aku baru berani menyerang. Lawanku pun sering eror," ujar peraih empat gelar ITF Junior itu. Usai turnamen ITF J30 dua pekan di Yogyakarta, Kholisa berencana ikut dua seri ITF J60 di Jakarta akhir Juni hingga awal Juli 2023.

Di tunggal putra, Faried Widyarohmadhiansyah berhak memboyong gelar juara tanpa tanding. Lawannya di final, si kidal Kuan Sho Chen, jawara pekan pertama asal Taiwan itu tidak dapat bertanding lantaran keracunan makanan.

"Aku ingin berprestasi di PON 2024 terlebih dulu. Setelah itu, baru berpikir soal lain, termasuk karier profesional," ujar Faried. Detec International Junior Championship telah bergulir dua tahun di lapangan Sultan Agung Bantul sejak 2022.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.