Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Paser Terus Berkomitmen Buka Desa Terisolir

📅 Sabtu, 27 Mei 2023, 17:08 WIB | Oleh:
Pemkab Paser Terus Berkomitmen Buka Desa Terisolir Doc: Dok. Pemkab Paser
Ket. Pemkab Paser Terus Berkomitmen Buka Desa Terisolir

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser terus berkomitmen untuk memperhatikan isu terkait ketimpangan antar wilayah. Adapun komitmen tersebut dituangkan dalam visi Paser MAS (Paser yang Maju, Adil dan Sejahtera).

Adil yang dimaksud dengan yaitu Mengurangi Kesenjangan Antar Kecamatan Sehingga Setara Dalam Hal Layanan Dasar Pemerintah. Dipertajam kembali dengan misinya "Mengurangi Ketimpangan Antarwilayah Melalui Peningkatan Aksesibilitas Infrastruktur Yang Berwawasan Lingkungan Dan Berkelanjutan".

Bupati Paser Fahmi Fadli terus merupaya membuka keterisoliran Desa Harapan Baru dan sekitarnya. Penyebab terjadinya kesenjangan pembangunan di desa ini adalah akses jalan yang tidak terkoneksi terlebih wilayah tersebut berdekatan dengan kawasan cagar alam. Konektivitas wilayah memiliki fungsi yang sangat penting, khususnya sebagai katalisator dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, pengembangan wilayah dan stabilitas wilayah

Desa Harapan Baru yang sebelumnya disebut Desa Air Mati, diubah berdasarkan Peraturan Bupati Paser Nomor 2 Tahun 2014. Desa ini merupakan desa tertinggal atau terisolir karena letaknya di Cagar Alam Muara Adang dengan jumlah penduduk 1.500an.

Sejak puluhan tahun hingga kini, akses ke desa ini satu-satunya dan hanya bisa dilalui transportasi air. Jarak terdekat menyebrangi dengan perahu, speedboat atau kapal motor menuju desa ini yaitu dari Desa Pondong. Sedangkan Desa Harapan Baru berpotensi besar pada budidaya perikanan.

Sehingga, Fahmi merasa penting membuka akses jalan bagi desa tersebut. Kegigihan ini pun membuahkan hasil. Fahmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam Kalimantan Timur Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan di Kantor Direktorat Perencanaan Kawasan Konservasi, Rabu (24/5).

Kerja sama ini terkait Pembangunan Strategis Yang Tidak Dapat Dielakkan Dalam Rangka Peningkatan Dan / Atau Pemeliharaan Sarana Transportasi Terbatas Berupa Jalan Penghubung Daerah Terisolir Ruas Jalan Padang Pengrapat-Muara Paser Dan Ruas Jalan Muara Paser-Air Mati (Harapan Baru) Di Kawasan Cagar Alam Teluk Adang Kabupaten Paser, Provinsi Kalimantan Timur.

Hal tersebut sangat dinantikan, mengingat di tahun 2023 ini telah dialokasikan Rp23 miliar lebih dana murni APBD Kabupaten Paser dan segera akan dilaksanakan pembangunan jalan di dua ruas jalan, yakni Jalan Penghubung Ruas Jalan Padang Pengrapat - Muara Pasir sepanjang 20,384 kilometer dan Ruas Jalan Muara Pasir - Air Mati sepanjang 10,582 kilometer.

Fahmi menyampaikan apresiasinya atas sambutan Direktur Perencanaan Kawasan Konservasi Ditjen Konservasi Sumber daya Alam dan Ekosistem Ahmad Munawir.

"Saya menyatakan ini sebuah langkah maju bagi Kabupaten Paser dan menjadi solusi permasalahan selama ini yaitu ketimpangan infrastruktur terutama dikawasan Cagar Alam Muara Adang, yang desanya tertinggal dan terisolir," katanya.

Fahmi menegaskan bahwa akses jalan yang baik sangat vital untuk disegerakan pembangunannya. Menurutnya, akses jalan menjadi penyumbang inflasi karena mobilisasi dan transportasi bahan kebutuhan primer menjadi mahal.

"Selain mengendalikan inflasi, kami juga terus memperjuangkan angka IPM meningkat. Karena Indeks Pembangunan Manusia ini menyumbang angka pengangguran, kebodohan, kesakitan yang berimbas pada kesejahteraan masyarakat," ucapnya.

Untuk diketahui, IPM adalah ukuran perbandingan dari harapan hidup, melek huruf, pendidikan dan standar hidup. IPM menjelaskan bagaimana penduduk dapat mengakses hasil pembangunan dalam memperoleh pendapatan, kesehatan, pendidikan, dan sebagainya

Fahmi pun menegaskan pembukaan akses jalan Desa Harapan Baru bahwa tidak ada kepentingan dan tendensi lainnya selain demi kepentingan masyarakat yang sudah puluhan tahun menantikan akses jalan darat ke desanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.