Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Mahakam Ulu Buka Konsultasi Publik II Susun KLHS

📅 Sabtu, 27 Mei 2023, 17:24 WIB | Oleh:
Pemkab Mahakam Ulu Buka Konsultasi Publik II Susun KLHS Doc: Dok. Pemkab Mahakam Ulu
Ket. Pemkab Mahakam Ulu Buka Konsultasi Publik II Susun KLHS

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mahakam Ulu (Mahulu) membuka acara Konsultasi Publik II Penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Mahulu Tahun 2021-2026. Adapun acara dibuka langsung oleh Wakil Bupati (Wabup) Mahulu Yohanes Avun.

Konsultasi publik yang dilaksanakan secara luring dan daring turut dihadiri Kepala Dinas Lingkungan Hidup Solman, Tim Ahli ITN Malang Ardiyanto Maksimilianus Gai, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Mahulu bertempat di Ruang Rapat Bappelitbangda, Selasa (24/5).

Dalam sambutan Bupati Mahulu Bonifasius Belawan Geh yang disampaikan Wabup Yohanes Avun mengatakan, sebagai daerah yang pada saat ini sedang menyusun RPJMD tahun 2021-2026, maka Pemkab Mahulu wajib melaksanakan KLHS Perubahan RPJMD yang akan disusun tersebut.

"Sebagai upaya untuk menjamin keberlanjutan pembangunan di masa depan dalam penyusunan perencanaan pembangunan adalah dengan mengintegrasikan kepentingan lingkungan pada arah pengambilan keputusan strategis yakni pada tataran kebijakan rencana program KLHS," kata Bupati.

Lanjut Wabup menyampaikan, konsultasi publik II yang dilakukan pada hari ini merupakan wahana pembahasan dan konsolidasi program/kegiatan untuk memastikan bahwa isu strategis, permasalahan dan sasaran strategis.

"Serta merupakan salah satu rangkaian dari beberapa tahapan yang akan dilakukan dalam proses penyusunan dokumen KLHS sebelum dijadikan sebagai bagian dari perubahan RPJMD Mahulu tahun 2021-2026," tuturnya.

Lebih lanjut Wabup menuturkan, dalam proses menyusun KLHS semua pimpinan dan aparatur di Perangkat Daerah serta seluruh stakeholder yang hadir pada forum konsultasi publik II ini untuk berpikiran terbuka, memiliki visi ke depan, terintegratif dan inovatif, diharapkan penyelenggaraan pembangunan akan lebih terarah, terukur dan akuntabel, serta menjawab isu-isu yang strategis yang ada serta mampu menjawab permasalahan dan tantangan yang dihadapi pemerintah Daerah dan Masyarakat Mahulu secara tepat dan strategis.

"Untuk itu dibutuhkan sinergitas, kolaborasi, diskusi serta proses-proses panjang lainnya, sehingga nanti akan dapat kita sepakati komitmen bersama, sekaligus rekomendasi atas perumusan Mitigasi dan alternatif KLHS, untuk kemudian dapat kita integrasikan dalam RPJMD sebagaimana amanat Undang- Undang No 32 Tahun 2009 pasal 15 ayat 1, guna memastikan bahwa prinsip pembangunan berkelanjutan telah menjadi dasar dan terintegrasi dalam pembangunan suatu wilayah yang berguna untuk mengurangi dampak yang timbul dari pelaksanaan perencanaan pembangunan yang akan dibangun," pesannya.

Dalam laporan Kepala DLH Solman mengatakan, konsultasi publik yang kedua ini dilakukan pada hari ini merupakan ranah pembahasan dan konsolidasi program atau kegiatan untuk memastikan bahwa isu strategis permasalahan dan sasaran strategis, dan merupakan salah satu rangkaian dari beberapa tahapan yang akan dilakukan dalam proses penyusunan dokumen KLHS sebelum dijadikan bagian dari pembahasan RPJMD.

"Konsultasi publik ini merupakan lanjutan dari konsultasi publik yang pertama, menjaring isu strategis serta capaian indikator tujuan pembangunan berkelanjutan selama dua tahun yakni 2021 dan 2022 yang dilakukan melalui penggalian data dan informasi dari masing-masing OPD yang membidangi, selanjutnya dalam konsultasi publik yang kedua ini berupa penyampaian analisis ketercapaian dan target yang akan dicapai hingga tahun 2026 beserta rekomendasi program," ungkap Kepala DLH.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...
Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

1 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.