Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Harus Sediakan Lahan untuk Hewan Kurban dari Luar DKI

📅 Jumat, 26 Mei 2023, 15:53 WIB | Oleh:
Pemprov Harus Sediakan Lahan untuk Hewan Kurban dari Luar DKI Doc: ANTARA/HO-Sudin Kominfotik Jakarta Selatan
Ket. Sejumlah hewan ternak diperiksa petugas Sudin KPKP Jakarta Selatan di Hari Raya Idul Adha, Jakarta, Senin. (11/7).

JAKARTA - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Merry Hotma meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyediakan lahan khusus untuk menampung hewan kurban yang masuk dari luar wilayah DKI Jakarta menjelang Idul Adha 1444 Hijriah.

"Pemprov harus siapkan 'pool' atau tempat khusus untuk menampung sapi atau kambing dari luar," kata anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta itu saat dihubungi di Jakarta, Jumat.

Hal tersebut, kata dia, dilakukan agar seluruh hewan ternak yang masuk dalam kondisi sehat dan tidak mengidap penyakit mulut dan kuku (PMK).

Di lahan tersebut, seluruh hewan kurban akan diperiksa dari segi kesehatan untuk memastikan kelayakan untuk kurban.

Jika dalam pemeriksaan terdapat hewan yang tidak layak secara fisik dan mengalami penyakit PMK, maka hewan tersebut tidak boleh masuk ke DKI Jakarta.

Selain itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta juga diharapkan sudah membangun koordinasi dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Perumda Dharma Jaya terkait pendistribusian daging selama Idul Adha.

Dengan penyaring hewan tersebut, dia berharap hewan ternak yang masuk ke DKI Jakarta tidak terjangkit PMK.

Pemprov DKI melalui pemerintah kota (pemkot) telah menyosialisasikan tata cara mengenali hewan yang terjangkit PMK.

Penyakit mulut dan kuku ini mempunyai ciri khusus dari fisik. Ciri hewan yang terjangkit PMK, yakni memiliki luka bintik di mulut, lidah dan gusi.

Jika diperiksa mulutnya seperti banyak sariawan atau pecah-pecah. Lidahnya juga banyak sariawan.

??????Karena sariawan, hewan kehilangan nafsu makan sehingga akan terlihat sedikit kurus.
Selain itu, di bagian kuku kaki terlihat luka sayatan sehingga kakinya tidak kuat untuk menopang tubuh hewan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Ekonomi
Tekan Kenaikan Harga, Pemka...
Daerah
ASN di Kepulauan Riau Bisa ...
Daerah
Perum Bulog Belitung Pastik...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.