Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gawat, Gadis Remaja di Tiongkok Tewas Akibat Diet Ketat

📅 Jumat, 26 Mei 2023, 00:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gawat, Gadis Remaja di Tiongkok Tewas Akibat Diet Ketat Doc: ANTARA/Pexels
Ket. Ilustrasi diet.

Beijing - Gawat, seorang gadis remaja berusia 15 tahun di Provinsi Guangdong, Tiongkok, tewas setelah melakukan diet ketat hingga mengalami penyakitanoreksia nervosa.

Kisah dokumenter yang diunggah di media sosial Tiongkok pada Rabu (24/5) menuliskan bahwa gadis tersebut memiliki tinggi badan 165 centimeter namun berat badannya hanya 24,8 kilometer, lebih ringan daripada berat badan anak TK pada umumnya.

Dia sempat dilarikan ke rumah sakit di Kota Shenzhen pada Maret setelah mengalami malnutrisi, kegagalan pernapasan, gangguan elektrolit, dan ukuran otak yang menyusut. Tapi setelah lebih dari 20 hari dirawat di ICU, korban tak tertolong nyawanya, tulis media setempat, Kamis.

Korban melakukan diet sejak kelas VI sekolah dasar karena ingin seperti temannya yang memiliki tubuh ramping. Pada saat itu tinggi dan berat badannya masih proporsional, 52 kilogram.

Namun setelah melakukan diet ketat, dia diagnosisanoreksia nervosaatau gangguan makan akut karena takut kelebihan berat badan dengan tingkat kematian yang sangat tinggi.

Orang tua korban telah beberapa kali membawanya ke rumah sakit. Namun penanganan medis sudah sangat terlambat sehingga nyawa gadis tersebut tak bisa diselamatkan.

Tragedi tersebut memantik keprihatinan warganet Tiongkok di Weibo dengan menyatakan duka cita yang mendalam atas kematian seorang gadis belia yang seharusnya menikmati masa mudanya.

Sejumlah warganet juga menyerukan pola hidup sehat dengan tidak merusak diri sendiri sampai kurus dan pucat karena tidak percaya diri dengan ukruran tubuhnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

1 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.