Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BRIN dan Industri Kerja Sama Kembangkan Varietas Padi Tahan Hama

📅 Kamis, 25 Mei 2023, 08:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
BRIN dan Industri Kerja Sama Kembangkan Varietas Padi Tahan Hama Doc: Antara/WPI
Ket. Kepala Pusat Rekayasa Genetika BRIN Ratih Asmana Ningrum (kiri) menerima cinderamata dari Rice Business Head PT WPI Saronto usai memaparkan kerjasama pengembangan benih padi Wigenta di Bogor, Rabu (24/5/2023).

JAKARTA - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menjalin kerja sama dengan produsen benih yakni PT Wilmar Padi Indonesia (WPI) dan Syngenta untuk mengembangkan Varietas Padi Witagen yang memiliki produktivitas tinggi serta tahan hama.

Kepala Pusat Rekayasa Genetika BRIN Ratih Asmana Ningrum mengatakan, kerja sama tersebut diharapkan dapat menambah pilihan benih padi unggul berkualitas tinggi sehingga memberi dukungan bagi ketahanan pangan nasional sekaligus menghadapi dampak perubahan iklim bagi sektor pertanian.

"Kami berharap benih ini akan bermanfaat bagi petani dalam penyediaan benih unggul dan tentu saja bermanfaat dalam memperkuat ketahanan pangan dalam negeri," ujarnya melalui keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (25/5).

Dalam nota kesepahaman (memorandum of understanding/ MoU) kerja sama yang ditandatangani ketiga pihak pada 12 April 2023 itu disebutkan kegiatan yang akan dilakukan meliputi seleksi varietas padi unggul dan adaptif dengan lingkungan di Indonesia.

Kemudian, penelitian dan pengembangan dalam bidang genetik, pengujian dan evaluasi benih padi, pengujian lapangan, serta produksi dan distribusi benih padi unggul hasil kerjasama kepada petani.

Menurut Rice Business Head PT WPI Saronto, penggunaaan benih unggul dan berkualitas merupakan salah satu faktor keberhasilan dalam usaha tani padi.

Pengembangan varietas baru itu diharapkan dapat berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan petani dan memperkuat ketahanan pangan nasional.

"Kesejahteraan petani adalah salah satu kunci peningkatan produktivitas pangan," kata dia.

Pengembangan Varietas Witagen merupakan strategi budidaya pangan di tengah tantangan perubahan iklim, lanjutnya, fenomena tersebut memberikan tantangan besar terhadap petani padi, seperti timbulnya pola serangan hama penyakit yang sulit diprediksi dan curah hujan tidak menentu.

Hal itu menyebabkan penurunan produktivitas akibat padi rentan terhadap serangan hama penyakit dan tanaman rebah akibat cuaca ekstrem.

"Petani harus dibantu sesuai dengan kebutuhannya agar produktivitasya meningkat," ujar Saronto.

Senada dengan itu Seed Business Head Syngenta Indonesia Fauzi Tubat mengatakan benih berkualitas merupakan salah satu kunci kesuksesan budidaya tanaman.

"Melalui kerja sama ini, kami berkomitmen untuk menyediakan benih padi yang berkualitas bagi petani agar terus dapat meningkatkan produktivitas padi di Indonesia," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.