Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perkembangan Global, Koordinator PPI: Ekonomi Digital Muncul di Bidang Lingkungan Hidup

📅 Minggu, 21 Mei 2023, 23:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perkembangan Global, Koordinator PPI: Ekonomi Digital Muncul di Bidang Lingkungan Hidup Doc: Antara/HO-Koordinator PPI Dunia
Ket. Koordinator Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Dunia Achyar Al Rasyid dan influencer asal Indonesia Novi Basuki di Konferensi Ke-2 Asean-Tiongkok Online Influencers di Kota Fuzhou, Tiongkok.

Jakarta - Perkembangan global. Koordinator Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Dunia Achyar Al Rasyid menyampaikan ekonomi digital masa depan salah satunya akan muncul di bidang lingkungan hidup yang memiliki potensi besar.

"Bayangkan, tahun 2021 ada 374 juta anak muda Asean dan Tiongkok. Kalau semuanya bergerak dalam pelestarian lingkungan yang selanjutnya ada nilai bisnis dengan terlibat aktif menjadi pemain dalam perdagangan karbon, akan sangat luar biasa. Lingkungan terlestarikan, pemasukan bagi masyarakat Asean dan Tiongkok akan meningkat," kata Achyar saat paparan di Konferensi Ke-2 Asean-Tiongkok Online Influencers di Kota Fuzhou, Tiongkok dikutip dari siaran pers Koordinator PPI Dunia, Minggu.

Acara tersebut berlangsung pada 18 - 21 Mei 2023 yang diselenggarakan oleh Tiongkok Public Diplomacy Association, Asean-Tiongkok Centre, Global Times Online, Office of Fujian Provincial Party Committee Cyberspace Affairs Commission, Foreign Affairs Office of the People's Government of Fujian Province, Department of Commerce of Fujian Province, dan Fuzhou Municipal People's Government.

Menurut Achyar, Tiongkok berhasil membangun pasar domestik karbon dalam negerinya pada 1 Februari 2021 dan telah memanfaatkan teknologi digital untuk pengoperasian pasar karbonnya.

Dia menambahkan keberhasilan itu dapat menjadi inspirasi dan ajakan bagi negara-negara di Asean.

"Khususnya Indonesia, kerja samabusiness to businessdengan Tiongkok dalam hilirisasi industri sumber daya alam terbukti sudah berjalan berhasil dan akan terus berjalan untuk komoditi lainnya. Selanjutnya bisa diiringi dengan kerja sama dalam bidang lingkungan hidup, khususnya pembangunan pasar karbon," jelas dia.

Sementara itu,influencer(pemengaruh) asal Indonesia yang turut memberi materi, Novi Basuki, menyoroti pengaruh Artificial Intelligence, khususnya dengan kemunculan ChatGPT, dalam hubungan Indonesia-Tiongkok.

"ChatGPT memang luar biasa. Bisa menjawab hampir semua pertanyaan manusia. Tapi, kecermatan dan rasa ingin tahu dengan mencari dari berbagai macam sumber, tetaplah harus dikedepankan, khususnya bagi anak-anak muda," kata Novi.

Selain menghadiri konferensi, sejumlahinfluencerjuga mengunjungi beberapa tempat pembangunan industri di Tiongkok, termasuk ke megaproyek "Two Countries, Twin Parks" yang dibangun Indonesia dan Tiongkok.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Mutasi Polri, Pejabat Divpr...
Daerah
Produk UMKM Dipromosikan Le...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.