Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BKSDA Aceh Kerahkan Tim Pantau Anak Gajah Terkena Jerat

📅 Jumat, 19 Mei 2023, 19:17 WIB | Oleh:
BKSDA Aceh Kerahkan Tim Pantau Anak Gajah Terkena Jerat Doc: ANTARA/HO-BKSDA Aceh
Ket. Tim medis BKSDA merawat anak gajah terkena jerat di Krueng Sabee, Kabupaten Aceh Jaya.

BANDA ACEH - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh mengerahkan tim pemantau kondisi anak gajah sumatra (Elephas maximus sumatranus) yang sebelumnya diselamatkan setelah terkena jerat di kawasan Krueng Sabee, Kabupaten Aceh Jaya.

Kepala BKSDA Aceh Gunawan Alza di Banda Aceh, Jumat, mengatakan pemantauan tersebut untuk memastikan kondisi kesehatan anak gajah liar tersebut tetap dalam keadaan baik.

"Anak gajah liar tersebut sempat dirawat karena terkena jerat. Setelah dirawat, anak gajah kembali ke kawasan hutan. Tim BKSDA akan terus memantau kondisi kesehatan anak gajah tersebut," katanya.

Sebelumnya, BKSDA Aceh menerima informasi ada anak gajah terkena jerat di kawasan areal penggunaan lain (APL) Gampong Panggong, Kecamatan Krueng Sabee, Kabupaten Aceh Jaya, pada Rabu (17/5).

Berdasarkan informasi, tim BKSDA bersama kepolisian, personel Badan Kesatuan Pengelolaan Hutan, dan masyarakat mencari anak gajah tersebut. Dalam pencarian tersebut, anak gajah itu akhirnya ditemukan.

Berdasarkan hasil observasi tim medis BKSDA, anak gajah tersebut berkelamin jantan, berusia tiga hingga tiga tahun enam bulan dengan berat mencapai 658 kilogram.

"Kondisi anak gajah terlibat sehat karena berada di dekat alur sungai dengan pakan mencukupi. Saat ditemukan, jerat menempel di kaki depan sebelah kanan," kata Gunawan Alza.

Ia mengatakan tim medis harus membius anak gajah tersebut untuk melepaskan jerat dari tali tambang yang teridentifikasi untuk rusa. Tim medis juga memberikan, antara lain antibiotik dan vitamin.

"Setelah dilakukan perawatan terhadap kaki yang terkena jerat tersebut, anak gajah itu disadarkan dari biusnya. Setelah itu, anak gajah perlahan menuju hutan," kata dia.

Gajah sumatra merupakan satwa dilindungi. Merujuk pada daftar kelangkaan satwa lembaga konservasi dunia,International Union for the Conservation of Nature and Natural Resources (IUCN), gajah sumatra hanya ditemukan di Pulau Sumatra ini berstatus spesies yang terancam kritis serta berisiko tinggi untuk punah di alam liar.

Masyarakat diimbau untuk bersama-sama menjaga kelestarian alam khususnya satwa liar gajah sumatra dengan cara tidak merusak hutan yang merupakan habitat berbagai jenis satwa serta tidak menangkap, melukai, dan membunuh mereka.

Selain itu, tidak menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut, dan meniagakan satwa yang dilindungi dalam keadaan hidup atau mati, serta tidak memasang jerat atau racun yang dapat menyebabkan kematian.

"Semua perbuatan yang menyebabkan kematian terhadap satwa liar dilindungi dapat dikenakan sanksi pidana sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku," kata Gunawan Alza.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.