Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Adukan, Laporan yang Tak Ditanggapi

📅 Rabu, 17 Mei 2023, 05:27 WIB | Oleh:
Adukan, Laporan yang Tak Ditanggapi Doc: ANTARA/Ilham Kausar
Ket. Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto (depan) bersama jajaran saat konferensi pers di Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (16/5/2023).

JAKARTA - Masyarakat yang memiliki perkara dan sudah dilaporkan, namun tidak direspons petugas, diminta melaporkan melalui WhatsApp 082177606060. Ini adalah hotline yang dibuka Polda Metro Jaya.

"Polda Metro Jaya membuka layanan nomor pengaduan pada nomor WhatsApp (WA) 082177606060 untuk memberikan ruang kepada masyarakat yang sedang beperkara dan ingin mengeluh serta minta kepastian hukum," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto, Selasa (16/5).

"Kasihan masyarakat yang merasa terganggu dengan penanganan perkaranya yang tidak kunjung selesai, atau mungkin merasa dari anggota-anggota kami yang kurang responsif sehingga dianggap menyulitkan atau berlama-lama. Saya membuka hotline melalui WA nomor tadi," tambahnya.

Karyoto menjelaskan peluncuran nomor ini untuk mempercepat tindak lanjut masalah yang telah dilaporkan ke Polda Metro Jaya. "Kami berupaya semaksimal mungkin untuk menindaklanjuti laporan-laporan dengan cepat," ucapnya. Karyoto juga menyampaikan telah membuat tim kelembagaan yang menampung laporan hotline tersebut.

"Sebagai penanggung jawab adalah Wakapolda. Kemudian pelaksananya adalah Irwasda, Kadivpropam, dan Wasidik dari masing-masing fungsi dari Direktorat Kriminal Umum, Khusus maupun Narkotika, " jelasnya. Kapolda juga berusaha untuk membaca setiap laporan yang masuk ke hotline tersebut.

"Saya akan membaca setiap laporan. Kemudian, saya meneruskan disposisi," ujarnya. Dia memberi contoh, segera gelarkan panggil penyidik yang menangani, pimpin Wasidik untuk digelar. Hasilnya juga harus disampaikan kepada masyarakat yang komplain.

Peluncuran hotline Polda Metro Jaya yang dilakukan Selasa (16/5) ini diharapkan dapat mempercepat respons laporan masyarakat. "Mudah-mudahan dengan kanal seperti ini masyarakat yang beperkara atau dirugikan atau merasa penanganan perkaranya lambat, bisa diatasi," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Ekonomi
AirNav Indonesia Perkuat Ko...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.