Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemdes Karangpandan Malang Kembangkan Potensi Melon Kualitas Ekspor

📅 Selasa, 16 Mei 2023, 01:55 WIB | Oleh:
Pemdes Karangpandan Malang Kembangkan Potensi Melon Kualitas Ekspor Doc: ANTARA/HO-Pemdes Karangpandan
Ket. Komoditas buah melon premium kualitas ekspor yang tengah dikembangkan Pemerintah Desa Karangpandan, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

MALANG -- Pemerintah Desa Karangpandan, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Jawa Timur mengembangkan potensi komoditas buah melon yang memiliki kualitas ekspor, dengan memperluas areal tanam menggunakan tanah kas desa (TKD).

Kepala Desa Karangpandan Djumain di Kabupaten Malang, Senin mengatakan, dengan melihat potensi komoditas buah melon premium yang memiliki kualitas ekspor tersebut, pemerintah desa berencana untuk memperluas areal tanam dengan menggandeng petani setempat.

"Melihat prospek dan hasilnya, budidaya melon akan kita kembangkan secara massal ke para petani buah yang ada," kaya Djumain.

Djumain menjelaskan, program ketahanan pangan yang telah diinisiasi oleh Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemedesa PDTT) yang mendorong Dana Desa diprioritaskan sebesar 20 persen sejak 2022 dinilai cukup strategis.

Menurutnya, melalui program tersebut pemerintah Desa Karangpandan memutuskan untuk melakukan budidaya buah melon berkualitas ekspor tersebut. Keputusan itu diambil usai melakukan diskusi dengan Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Kecamatan Pakisaji.

"Program Ketahanan Pangan di Desa Karangpandan untuk 2022 dengan berdiskusi bersama sejumlah pihak khususnya TPP akhirnya pilihannya budidaya buah melon," katanya.

Saat ini, luasan tanah kas desa yang dipergunakan untuk pengembangan komoditas melon tersebut seluas 500 meter persegi. Dari luas areal itu, hasil panen mencapai 1,5 ton dengan keuntungan berkisar antara 10-15 persen.

Dalam satu tahun, bisa dilakukan tiga kali panen. Rencananya, luas areal tersebut juga akan ditambah hingga 850 meter persegi.

Koordinator TPP Kecamatan Pakisaji, Edi Wahyu Kurniawan Desa Karangpandan memilih budidaya buah melon pada program ketahanan pangan desa. Di wilayah tersebut, ada sebanyak 12 desa yang didampingi TPP untuk menentukan pengembangan potensi desa yang ada.

"Kami mendampingi agar memilih program yang sesuai dengan potensi desa dan punya prospek ekonomi demi penginkatan PAD," kartanya.

Konsep budidaya buah melon di TKD tersebut diharapkan bisa menjadi wahana edu wisata. Rencana pengembangan itu akan dikoordinasikan dengan UPT Holtikultura Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jatim agar mendapatkan bimbingan teknis.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.