Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Zelenskyy: Ukraina Butuh Waktu Sebelum Lancarkan Serangan Balik

📅 Jumat, 12 Mei 2023, 10:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
Zelenskyy: Ukraina Butuh Waktu Sebelum Lancarkan Serangan Balik Doc: AFP/LAYANAN PERS PRESIDEN UKRAINA
Ket. 'Kami masih membutuhkan lebih banyak waktu' sebelum melancarkan serangan balasan, kata Zelenskyy.

KIEV - Ukraina membutuhkan lebih banyak waktu sebelum memulai serangan balasan terhadap pasukan Rusia, kata Presiden Volodymyr Zelenskyy kepada BBC, saat Inggris bersiap mengirim rudal Storm Shadow untuk membantu Kiev.

Keputusan Inggris akan menjadikannya negara pertama yang menyediakan rudal jarak jauh ke Kiev.

Kiev telah menghabiskan waktu berbulan-bulan mempersiapkan diri untuk kembali ke wilayah Donetsk dan Lugansk timur, serta wilayah Kherson dan Zaporizhzhia di selatan.

Secara terpisah pada Kamis (11/5), utusan AS untuk Afrika Selatan menuduh negara itu secara diam-diam memberikan senjata kepada Rusia, meskipun negara itu mengaku netral dalam perang Ukraina.

Duta Besar Reuben Brigety mengatakan AS "yakin" senjata dan amunisi telah dimuat ke kapal barang Rusia yang berlabuh di pangkalan angkatan laut Cape Town pada Desember lalu.

"Mempersenjatai Rusia sangat serius, dan kami menganggap masalah ini belum selesai, dan kami ingin Afsel (mulai) mempraktikkan kebijakan non-bloknya," kata Brigety.

Afsel membalas tuduhan itu dengan pernyataan "postur publik yang kontra-produktif" merusak "semangat kerja sama" antara kedua negara.

"Meskipun sampai saat ini tidak ada bukti yang diberikan untuk mendukung tuduhan tersebut, pemerintah telah melakukan penyelidikan independen yang dipimpin oleh seorang pensiunan hakim," kata juru bicara kepresidenan Afrika Selatan Vincent Magwenya.

Rudal Storm Shadow yang dijanjikan oleh Inggris telah digunakan oleh pasukan Inggris dan Prancis di Teluk, Irak, dan Libya dan dapat dioperasikan dalam kondisi ekstrem.

"Sumbangan sistem senjata ini memberi Ukraina kesempatan terbaik untuk mempertahankan diri dari kebrutalan Rusia," kata Menteri Pertahanan Inggris Ben Wallace.

Timpalannya dari Ukraina Oleksiy Reznikov mengatakan bulan lalu, persiapan Kiev "akan segera berakhir" dan pasukannya siap "dalam arti global".

Namun dia juga mengatakan tank Abrams yang dijanjikan AS tidak akan dapat ikut serta dalam serangan tersebut karena mereka tidak akan tiba di Ukraina hingga akhir tahun ini.

Namun, Ukraina telah menerima ratusan tank, pesawat, amunisi, dan senjata lainnya dari sekutu Baratnya.

Sejak dimulainya invasi Rusia, Kiev telah menerima bantuan lebih dari 150 miliar dolar AS, termasuk 65 miliar dolar bantuan militer, menurut perhitungan kementerian pertahanan Jerman.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.