Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Waspada Bahaya Banjir dan Tanah Longsor di Ambon

📅 Jumat, 12 Mei 2023, 21:00 WIB | Oleh:
Waspada Bahaya Banjir dan Tanah Longsor di Ambon Doc: ANTARA/daniel
Ket. Anggota DPRD Maluku Michiel Tasaney mengibau warga Pulau Ambon mewaspadai ancaman bahaya banjir dan tanah longsor Jumat (12/5).

AMBON - Warga Pulau Ambon, Maluku, diingatkan untuk mewaspadai ancaman bahaya banjir dan bencana tanah longsor akibat cuaca ekstrem yang sementara berlangsung saat ini.

"Musim hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih terjadi, dan buktinya sudah ada delapan titik yang mengalami tanah longsor sesuai laporan BPBD Kota Ambon," kata anggota DPRD Maluku Michiel Fritz Tasaney di Ambon, Jumat.

Lokasi bencana longsor ini terjadi pada beberapa lokasi di Kecamatan Sirimau dan Nusaniwe (Kota Ambon), seperti yang dialami rumah keluarga Sopaheulewakan di Kelurahan Urimessing.

Menurut dia, untuk warga yang rumahnya di sekitar bantaran sungai mewaspadai ancaman luapan banjir, terutama wilayah yang setiap saat tergenang seperti Batumerah, Kecamatan Sirimau maupun beberapa lokasi lain di dalam kota.

"Bahkan akibat hujan lebat yang terus mengguyur Pulau Ambon sejak Kamis, (11/5) hingga Jumat (12/5) subuh, ada beberapa warga di kawasan Batu Merah Dalam yang terpaksa mengungsi ke tempat aman," ujarnya.

Dia juga mengapresiasi langkah petugas BPBD Kota Ambon yang sejak pagi hari telah melakukan patroli dan pendataan berbagai lokasi bencana alam banjir dana tanah longsor sekaligus menyalurkan bantuan karung dan terpal.

"Kalau memang tidak merasa aman dan nyaman, sebaiknya mengungsi ke rumah keluarga atau tetangga untuk sementara agar menghindari berbagai hal yang tidak diinginkan," imbau Michiel.

Bila terjadi musibah maka masyarakat bisa segera memberikan laporan melalui laman www.lapor.go.id, atau mengirim pesan SMS ke nomor 1708, atau menyampaikan laporan ke nomor 08114706999 dengan format pesan: AMBON (spasi) ISI PESAN agar bisa segera tertangani.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Sekjen PBB Soroti Tantangan Lonjakan Populasi Lansia

28 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Nasional
Menbud Optimistis Batik Ind...

Janice Tjen Tersingkir dari China Open

54 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
Janice Tjen Tersingkir dari...
Luar Negeri
400 Sekolah Ditutup dan Ham...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.