Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hati-hati, Wanita Hamil Penderita Migrain Berisiko Alami Komplikasi

📅 Senin, 08 Mei 2023, 14:04 WIB | Oleh:
Hati-hati, Wanita Hamil Penderita Migrain Berisiko Alami Komplikasi Doc: Parents/G-STOCKSTUDIO/SHUTTERSTOCK
Ket. Ilustrasi

Wanita berpeluang 2-3 kali lipat lebih tinggi mengalami migrain dibandingkan pria. Adapun kondisi tersebut seringkali terjadi pada wanita berusia 18-44 tahun.

Dilansir dari Medial Daily, peneliti dari Brigham and Women's Hospital di Boston mengungkapkan, migrain dapat menyebabkan hasil kehamilan yang merugikan. Para peneliti ini melakukan studi skala besar untuk memastikan hubungan antara migrain yang sudah ada sebelumnya dan kemungkinan mengalami diabetes gestasional, hipertensi gestasional, preeklampsia, persalinan prematur, dan berat badan lahir rendah selama kehamilan.

Temuan studi mereka, yang diterbitkan dalam jurnal Neurology, menunjukkan bahwa meskipun migrain tidak terkait dengan diabetes gestasional atau berat badan lahir bayi rendah, migrain memiliki kaitan dengan risiko kelahiran prematur 17 persen lebih tinggi, risiko hipertensi gestasional 28 persen lebih tinggi, dan risiko preeklampsia 40 persen lebih tinggi.

Para peneliti memperhatikan bahwa kemungkinan komplikasi selama kehamilan wanita meningkat karena sakit kepala mereka menjadi lebih parah. Namun, mereka yang mengonsumsi aspirin memiliki risiko yang jauh lebih rendah mengalami kelahiran prematur dan komplikasi terkait, terutama preeklampsia, sesuai temuan penelitian.

Seorang profesor neurologi di Universitas Columbia di New York, Sarah E. Vollbracht yang tidak terlibat dalam penelitian ini mengatakan skrining migrain harus dimasukkan dalam penilaian obstetrik awal mengingat temuan ini.

"Mengingat tingginya prevalensi migrain pada wanita usia subur, temuan ini menunjukkan bahwa skrining migrain harus dimasukkan dalam penilaian obstetrik awal untuk menentukan apakah seorang wanita berisiko hasil kehamilan yang merugikan dan wanita dengan migrain harus diikuti selama kehamilan dan dipantau untuk perkembangan gangguan hipertensi pada kehamilan," kata Sarah.

Sementara itu, seorang profesor neurologi di Weill Cornell Medicine di New York, Matthew Robbins yang juga terlibat dalam penelitian tersebut mengatakan bahwa temuan tersebut kemungkinan akan memberikan jalan baru untuk penelitian masa depan mengenai subjek tersebut.

"Kami telah mengetahui dari penelitian epidemiologi besar, berbasis populasi, bahwa risiko relatif stroke dan komorbiditas kardiovaskular secara keseluruhan lebih tinggi pada individu yang mengalami migrain dengan aura," katanya, seperti dilansir Medical News Today.

"Sekarang, kita tahu bahwa risiko ini dapat meluas ke komplikasi kehamilan termasuk tingkat yang lebih tinggi dari kondisi kardiovaskular khusus kehamilan seperti hipertensi gestasional dan preeklampsia," tambahnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Ekonomi
AirNav Indonesia Perkuat Ko...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.