Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gawat, 22 Desa di Tujuh Kecamatan di Nagan Raya Aceh Terendam Banjir

📅 Senin, 08 Mei 2023, 01:56 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gawat, 22 Desa di Tujuh Kecamatan di Nagan Raya Aceh Terendam Banjir Doc: ANTARA/Syifa Yulinnas
Ket. Warga bersama anaknya berusaha melintasi banjir dengan menggunakan perahu di Desa Napai, Woyla Barat, Aceh Barat, Aceh, Minggu (7/5/2023).

Suka Makmue - Gawat, sebanyak 22 desa yang tersebar di tujuh kecamatan di Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, sepanjang Ahad dilanda banjir dengan ketinggian air mencapai satu meter setelah kawasan ini dilanda hujan lebat sejak beberapa hari terakhir.

"Penyebab terjangan banjir ini akibat hujan deras dan angin kencang yang melanda Kabupaten Nagan Raya," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nagan Raya Irfanda Rinadi kepada ANTARA, Ahad.

Terjangan banjir yang melanda 22 desa di Kabupaten Nagan Raya itu, kata dia, akibat meluapnya Sungai Krueng Kulu. Banjir merendam desa yang berada di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang meliputi Desa Kuta Teungoh dan Babah Suak. Di Kecamatan Seungan Timur banjir merendam Desa (Gampong) Blang Bayu, Gampong Krueng Kulu, dan Gampong Peulekung.

Di Kecamatan Suka Makmue banjir merendam Gampong Blang Mulingdan Gampong Lhok Rameuan. Kemudian di Kecamatan Tadu Raya banjir merendam Gampong Alue Bata, serta di Kecamatan Kuala Pesisir banjir merendam Gampong Langkak dan Gampong Lueng Tengku Ben.

Irfanda mengatakan di Kecamatan Darul Makmur banjir merendam empat desa meliputi Gampong Puloe Tengoh, Gampong Alue Geutah, Gampong Kuta Trieng, Gampong Geulangan Gajah.

Sedangkan di Kecamatan Tripa Makmur, Nagan Raya, banjir merendam delapan desa terdiri dari Gampong Panten Pange, Gampong Ujong Krueng, Gampong Mon Dua, Gampong Neubok Yee PP, Gampong Neubok Yee PK, Gampong Pasi Kebeu Dom, Gampong Kabu, serta Gampong Lueng Kebeu Jagat.

"Hingga saat ini kami bersama petugas di lapangan masih melakukan pendataan terhadap korban dampak banjir," kata Irfanda.

Pihaknya juga terus berupaya melakukan koordinasi dengan instansi terkait, sehingga diharapkan penanganan kepada masyarakat yang terdampak bencana segera dapat tertangani dengan baik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

29 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

38 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.