Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ukraina Gunakan Rudal Patriot untuk Jatuhkan Hipersonik Rusia

📅 Minggu, 07 Mei 2023, 12:08 WIB | Oleh:
Ukraina Gunakan Rudal Patriot untuk Jatuhkan Hipersonik Rusia Doc: CNN/Getty Images/Bernd Wüstneck
Ket. Sistem pertahanan udara rudal Patriot, gambar diambil di Jerman pada Januari.

KIEV - Ukraina mengatakan untuk pertama kalinya menggunakan sistem pertahanan udara Patriot buatan AS untuk mencegat rudal hipersonik Rusia.

Dikutip dari CNN, Komandan Angkatan Udara Ukraina Mykola Oleshchuk mengatakan di Telegram pada Sabtu (6/5), "Ya, kami telah mencegat Kinzhal yang 'tak tertandingi'." Dia menambahkan dengan emoji bendera Ukraina.

Oleshchuk mengatakan, pencegatan itu terjadi selama serangan malam pada 4 Mei di langit di atas Kiev.

Kh-47 Kinzhal adalah rudal balistik hipersonik.Rudal itu bergerak 10 kali kecepatan suara dan dapat ditembakkan jauh dari medan perang, membuatnya sulit untuk dicegat.

Ukraina telah menerima setidaknya dua sistem pertahanan udara Patriot, satu dari Amerika Serikat dan satu dari Jerman, untuk meningkatkan pertahanan udaranya, yang sebelumnya tidak mampu mencegat rudal Rusia yang lebih modern seperti Kinzhal.

Jika dipastikan Ukraina berhasil menembak jatuh Kinzhal, hal itu menimbulkan pertanyaan tentang kemampuan Rusia.

Juru bicara angkatan udara Ukraina Yurii Inhat mengatakan pada Sabtu (6/5), Rusia mengatakan "Patriot adalah senjata Amerika yang sudah ketinggalan zaman, dan senjata Rusia adalah yang terbaik di dunia."

"Yah, ada konfirmasi bahwa rudal itu efektif bekerja bahkan melawan rudal super hipersonik," kata Ihnat. (Berhasil) mencegat Kinzhal adalah "tamparan bagi Rusia."

Bulan lalu, Menteri Pertahanan Ukraina Oleksii Reznikov mengatakan, Patriot akan sangat penting dalam mempertahankan infrastruktur Ukraina dari rudal balistik.

"Membangun sistem pertahanan udara dan rudal multi-level sesegera mungkin adalah prioritas kami," katanya."Ini untuk melindungi kota yang damai, infrastruktur penting, dan orang-orang kami di belakang dan di depan.Sistem Patriot menciptakan kemampuan yang belum pernah ada sebelumnya - untuk mengalahkan target balistik."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

34 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

43 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.