Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pengawasan Pelabuhan Sepe Bima Diperketat Polisi Jelang KTT ASEAN

📅 Minggu, 07 Mei 2023, 20:30 WIB | Oleh:
Pengawasan Pelabuhan Sepe Bima Diperketat Polisi Jelang KTT ASEAN Doc: ANTARA/Humas Polda NTB
Ket. Anggota Polres Bima, Nusa Tenggara Barat saat melakukan apel pengamanan di Pelabuhan Sape menjelang KTT ASEAN di Labuhan Bajo, NTT.

MATARAM - Aparat gabungan Polres Kota Bima, Nusa Tenggara Barat bersama TNI meningkatkan pengawasan di wilayah penyangga Pelabuhan Sape menjelang penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-42 di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 9-11 Mei 2023.

Kapolres Bima Kota AKBP Rohadi dalam keterangan tertulisnya di Mataram, Minggu mengatakan pengamanan di sejumlah wilayah tidak hanya dilakukan di Labuan Bajo, namun di sekitar wilayah penyangga terus diintensifkan untuk meningkatkan pengamanan menjelang KTT ASEAN tersebut.

"Sebagai wilayah penyangga yang berbatasan langsung dengan Labuan Bajo NTT. Kawasan Pelabuhan Sape menjadi fokus utama pengamanan sinergitas TNI-Polri di Bima," katanya.

Ia mengatakan hal itu dilakukan untuk memastikan situasi dan kondisi di sekitar perairan Sape dalam kondisi aman dan kondusif sehingga dirinya langsung turun mengecek persiapan pengamanan di pelabuhan Sape tersebut.

Selain itu, Kapolres langsung menuju Pos Satgas Penyangga yang berada di kawasan Pelabuhan Sape.

"Anggota diharapkan agar senantiasa berjaga sesuai SOP yang diterapkan," katanya.

Tidak itu saja, Kapolres juga mengingatkan pada seluruh personel gabungan agar selalu waspada dan memastikan situasi selalu terjaga dan selalu kondusif.

"Deteksi dini harus intens dilakukan, supaya tidak terjadi hal yang tidak diinginkan," katanya.

Sebelumnya, ????Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) bersama masyarakat Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), mendeklarasikan komitmen untuk mendukung dan menyukseskan pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Ke-42 ASEAN di NTT.

Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan Polri Komjen Pol. Muhammad Fadil Imran, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu, deklarasi yang difasilitasi olehnya bersama Kapolda NTT Johanis Asadoma itu digelar karena masyarakat NTT, khususnya Labuan Bajo, sangat ingin berpartisipasi dalam menyukseskan KTT ASEAN itu.

"Oleh karena itu, Kapolda NTT bersama saya memfasilitasi untuk membuat deklarasi. Deklarasi ini datang dari segenap lapisan masyarakat," kata dia.

Komjen Pol. Muhammad Fadil Imran mengatakan bahwa masyarakat Labuan Bajo meyakini kegiatan internasional seperti KTT ASEAN secara tidak langsung dapat menghidupkan potensi pariwisata yang menjadi tulang punggung perekonomian mereka dalam beberapa tahun terakhir.

"Jadi, mereka sadar betul acara ini harus sukses karena menyangkut harkat dan martabat bangsa sekaligus mempertunjukkan kepada dunia kawasan ini aman layak untuk dikunjungi," ujar Fadil.

Ia lantas menyampaikan pula pengamanan KTT ASEAN tersebut akan melibatkan sebanyak 2.627 personel gabungan yang berasal dari Mabes Polri, Polda NTT, dan polda sekitarnya.

Nantinya, kata dia, ribuan personel itu akan ditempatkan di Ring 1 bersama Paspampres, Ring 2 bersama TNI untuk mengamankan wilayah, dan Ring 3 mengamankan kawasan.

"Ada delapan satgas yang disiapkan mulai dari untuk tindakan preemtif (perencanaan dan pengambilan keputusan), preventif (pencegahan), hingga pengawalan dan rolakir (pengaturan rute, lalu lintas, serta parkir kendaraan)," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

27 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

36 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.