Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pengecekan Terakhir Persiapan Kejuaraan Dunia Panjat Tebing

📅 Sabtu, 06 Mei 2023, 07:04 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pengecekan Terakhir Persiapan Kejuaraan Dunia Panjat Tebing Doc: Koran Jakarta/M Fachri
Ket. Tuan Rumah Piala Dunia Panjat Tebing 2023 I Ketua Umum Fede­rasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid (tengah) bersama Event Officer International Federation of Sport Climbing (IFSC) Alessandro Di Cato (kiri) dan Event Delegate IFSC Stanley Yeo memberikan keterang­an pers di Jakarta, Jumat (5/5). Indonesia akan menjadi tuan rumah Piala Dunia Panjat Tebing 2023 dengan nomor Speed yang akan diikuti oleh 120 pemanjat tebing elit dunia dari 24 negara yang akan diselenggarakan pada tanggal 6 dan 7 Mei 2023 di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta.

JAKARTA - Indonesia telah merampungkan persiapan penyelenggaraan Piala Dunia Panjat Tebing (IFSC World Cup) 2023 untuk seri 6-7 Mei. Demikian Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), Yenny Wahid, di Jakarta, Jumat (5/5).

Yenny Wahid mengungkapkan bahwa kesiapan Indonesia sebagai tuan rumah telah mencapai lebih dari 90 persen, tinggal mematangkan faktor nonteknis seperti broadcasting.

"Saat ini persiapan nonteknis. Kalau persiapan teknis pertandingan sudah selesai semua. Kini dilakukan proses pengecekan final. Selama ini kami berkoordinasi secara intens melalui rapat-rapat melalui zoom," ujar Yenny Wahid.

Indonesia bakal menggelar IFSC Climbing World Cup untuk kedua kalinya. Setelah tahun lalu ditunjuk sebagai tuan rumah dan menggunakan venue di Sudirman Central Business Distrik (SCBD), Jakarta. Untuk event kali ini Indonesia bakal menggunakan venue di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta.

"Mungkin kesiapan lebih ke arah broadcasting-nya ke seluruh dunia seperti apa. Lalu memastikan kualitas pertandingan seperti suara, kabel dan sebagainya," ujar Yenny.

Dia mengungkapkan alasan memilih venue di kawasan GBK dikarenakan arahan pemerintah, semua pekan olahraga skala internasional harus diselenggarakan kembali di GBK.

"Tahun ini harus kembali kepada arahan awal. Semua pekan olahraga yang skalanya internasional harus kembali ke GBK. Papannya sama memakai papan logam yang punya presisi. Ini papan standard internasional. Nanti akan dilakukan pengecekan," kata Yenny.

Indonesia bakal diwakili 22 kontingen dalam kejuaraan ini. Mereka dibagi menjadi 12 atlet kategori putra dan 10 kategori putri. Hari ini International Federation of Sport Climbing (IFSC) melalui perwakilannya Alessandro Di Cato akan mengecek terakhir venue agar sesuai dengan standar internasional.

"Kami akan memeriksa terakhir agar sesuai dengan standar internasional," kata Alessandro Di Cato yang merupakan event officer IFSC. Ant/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Kemenbud Targetkan 7.000 Ca...
Megapolitan
DPRD dan Pemkot Bogor Berha...
Ekonomi
Menkeu Suahasil Lantik 5 Pe...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.