Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kepala Bakamla RI Jadi Pembicara Special Seasion di IMSC 2023 Singapura

📅 Jumat, 05 Mei 2023, 17:14 WIB | Oleh:
Kepala Bakamla RI Jadi Pembicara Special Seasion di IMSC 2023 Singapura Doc: Istimewa
Ket. Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Aan Kurnia pada konferensi keamanan maritime internasional tingkat tinggi.

JAKARTA -Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Aan Kurnia jadi pembicara Special Seasion dalam Internasional Maritime Security Conference (IMSC) di Changi Exhibition Center, Singapura, Kamis (4/5).

Menurut siaran persnya, IMSC merupakan konferensi keamanan maritime internasional tingkat tinggi yang juga merupakan bagian dari IMDEX 2023 yang berlangsung 3-5 Mei. Pada acara tersebut, Kepala Bakamla RI mendapatkan kesempatan untuk memberikan perspektif mengenai pertahanan dan keamanan laut.

Dengan tema Adapting Roles of Our Community to Envolving Maritime Threats, Kepala Bakamla RI membawakan paparan dengan judul Collaboration As Key Factors Facing Maritime Threats. Dalam paparannya, Laksdya TNI Aan Kurnia mendorong kesadaran delegasi setiap negara agar dapat meningkatkan kepedulian bersama dalam menghadapi ancaman maritim yang semakin luas dan beragam.

Dijabarkannya, ancaman maritim terdapat setidaknya 4 dimensi yang meliputi keamanan nasional, perlindungan lingkungan, keselamatan manusia, dan ekonomi maritim. Dari ke-4 dimensi tersebut, tercipta 5 ancaman faktual yang memiliki tingkat risiko tinggi seperti Illegal, Unreported, and Unregulated Fishing (IUUF), TOC di antaranya pengedaran narkoba (drug trafficking), penyelundupan manusia (smuggling), dan imigran ilegal. Selanjutnya, sengketa wilayah laut, kecelakaan di laut, dan pencemaran lingkungan.

Lebih lanjut, ancaman faktual ini dapat dipecahkan dengan dua pendekatan solusi yaitu dengan pemanfaatan teknologi serta kolaborasi. Kolaborasi menjadi faktor kunci dalam menghadapi ancaman maritim. Kolaborasi tersebut membutuhkan adanya kesamaan paradigma, komitmen bersama, hingga kemampuan untuk bekerjasama itu sendiri.

"Kolaborasi dapat meliputi penyelenggaraan information sharing sebagai bingkai dari aktivitas pertukaran data dan informasi para aparat penegak hukum (Maritime Law Enforcement/MLE Agency). Kemudian, dengan adanya penyelenggaraan capacity building melalui beragam kegiatan seperti seminar, meeting, program pertukaran, program pendidikan dan latihan, serta penyusunan semacam model code of conduct," ujarnya.

Dalam sesi paparan tersebut terdapat pembicara lainnya, Deputy Commandant For Operations Philippine Coast Guard CG VADM Rolando N Lizor Punzalan, Attorney-General's Chambers Mr. Lionel Yee, Institute for Defense Analyses Mr. Chad Soragia yang di moderatori oleh Associate Deam RSIS Prof. Mely Anthony.Sesi lain pun juga tersedia di hari yang sama, seperti Impact of Geo-Political Developments on Maritime Security, Enhancing Peace and Stability to Emerge Stronger from Uncertainty, serta Cooperation and Collaboration in the Future Maritime Environment.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Aldila Tak Mampu Menerobos Semifinal WTA Ningbo

22 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Aldila Tak Mampu Menerobos ...

El Clasico Jadi Laga Superman Kontra Batman

29 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
El Clasico Jadi Laga Superm...

Perlu Diperbanyak Kontes Film Pendek Guna Dorong Kreativitas

37 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perlu Diperbanyak Kontes Fi...
Daerah
Bantul Raih TPAKD Award 202...
Megapolitan
Jakarta Kota Sinema Makin K...
Megapolitan
Usaha Pembangunan Jaya Jika...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.