Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polda Kepri Bentuk Tim Selidiki Pencemaran Limbah B3 Cair di Batam

📅 Kamis, 04 Mei 2023, 14:44 WIB | Oleh: Tim Penulis
Polda Kepri Bentuk Tim Selidiki Pencemaran Limbah B3 Cair di Batam Doc: antarafoto
Ket. Limbah B3 cair yang mencemari pantai di Batam

BATAM - Kepolisian Daerah (Polda) Kepulauan Riau membentuk tim untuk menyelidiki sumber pencemaran limbah minyak hitam atau limbah B3 cair yang tercecer di sepanjang Pantai Melayu, Kecamatan Nongsa, Kota Batam.

"Polda Kepri telah membentuk Tim Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Kepri untuk menyelidiki pencemaran limbah minyak di Pantai Melayu yang diduga limbah B3 cair yang tercecer di sepanjang pantai," ujar Direktur Kepolisian Perairan dan Udara (Dirpolairud) Polda Kepri Kombes Pol Boy Herlambang, Kamis (4/5).

Selain itu, kata dia, pihaknya melakukan pengecekan dan pemantauan menggunakan kapal patroli di sepanjang perairan sampai ke bibir pantai untuk menyelidiki asal muasal limbah tersebut.

"Kami berkoordinasi dengan warga setempat guna menemukan fakta-fakta terkait asal-usul limbah tersebut," katanya.

Sementara itu, Kasubdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Kepri AKBP Yunita Stevani menjelaskan dari hasil koordinasi dengan Bakamla, Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), dan Dinas Lingkungan Hidup diketahui bahwa diduga limbah minyak hitam tersebut berasal dari Kapal MT Pablo dengan destinasi China-Singapura Berbendera Gabon yang terbakar di Perairan Malaysia tiga hari yang lalu pada hari Senin (1/5).

"Menurut pengamatan Dinas Lingkungan Hidup hasil dari Satelit Print pada tanggal 30 April 2023, perkiraan kejadian cemaran di garis Pantai Melayu memiliki hubungan dengan tumpahan yang terjadi di OPL (Out Port Limit) Timur dengan estimasi tumpahan seluas 13,70 Kilometer dan diduga limbah B3 cair tersebut ditemukan di daerah labuh jangkar di Perairan Batu Ampar dan Tanjung Uncang," ucapnya.

Untuk melakukan penanggulangan awal, kata dia, KSOP melakukan penanggulangan sementara dengan menggunakan alat "absorbent pad" untuk menyerap tumpahan minyak dan pengambilan sampel oleh Dinas Lingkungan Hidup setempat untuk mencari fakta-fakta terkait asal-usul limbah tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Megapolitan
Gubernur DKI Cek Pelayanan ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.