Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiongkok Perkuat Dukungan Keuangan Bidang Perdesaan

📅 Selasa, 02 Mei 2023, 00:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tiongkok Perkuat Dukungan Keuangan Bidang Perdesaan Doc: ANTARA
Ket. Tiongkok memperkuat dukungan keuangan untuk daerah perdesaan, sektor pertanian, dan petani pada kuartal I-2023

JAKARTA - Tiongkok memperkuat dukungan keuangan untuk daerah perdesaan, sektor pertanian, dan petani pada kuartal pertama 2023, dengan pinjaman dan premi asuransi di sektor tersebut mencatatkan peningkatan pesat.

Pada akhir Maret, pinjaman inklusif di bidang pertanian di Tiongkok mencapai 11,47 triliun yuan (1 yuan = Rp2.130), melonjak 21,2 persen secara tahunan (year on year/yoy), demikian disampaikan Komisi Regulasi Perbankan dan Asuransi Tiongkok (Tiongkok Banking and Insurance Regulatory Commission).

Pertumbuhan tersebut tercatat 10 poin persentase lebih tinggi daripada pertumbuhan rata-rata seluruh pinjaman, kata komisi tersebut, menambahkan bahwa pinjaman mengalami ekspansi pesat di berbagai bidang, seperti lahan pertanian, teknologi pertanian, dan pembangunan infrastruktur perdesaan.

Selama periode Januari-Maret, premi asuransi pertanian Tiongkok mendekati 40,99 miliar yuan, melonjak 32,15 persen dari periode yang sama pada 2022.

Pada tahap selanjutnya, lebih banyak upaya akan dilakukan untuk memandu lembaga keuangan guna meningkatkan dukungan bagi pembangunan pertanian dan revitalisasi perdesaan yang komprehensif dengan sepenuhnya memastikan ketahanan pangan, mengamankan produksi dan pasokan yang stabil dari hasil pertanian utama, serta mengonsolidasikan pencapaian upaya pengentasan kemiskinan.

Emisi Gas Rumah Kaca

Sebelumnya, Bank Dunia telah menyetujui pinjaman sebesar 345 juta dollar AS untuk meningkatkan pengembangan pertanian hijau dan wilayah perdesaan di Provinsi Hubei dan Hunan, Tiongkok tengah, demikian disampaikan pihak kantor cabang bank tu di Beijing pada pekan lalu.

Pinjaman itu, bersama dengan dana pemerintah, akan digunakan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dari pembiakan tanaman dan ternak, meningkatkan penyerap karbon tanah, meningkatkan perlindungan keanekaragaman hayati dan pemulihan ekosistem pertanian, juga mendukung pemerintah daerah untuk mengintegrasikan tujuan lingkungan dan dekarbonisasi dalam rencana revitalisasi perdesaan dan proyek investasi, menurut kantor cabang itu.

Berbagai upaya akan dilakukan di sejumlah bidang, seperti memberikan pelatihan dan layanan penyuluhan pertanian kepada petani dan anggota koperasi, mendorong petani dan pengolah makanan untuk mengadopsi berbagai teknologi pertanian iklim-pintar dan praktik pertanian yang baik, mengoptimalkan layanan pengolahan limbah dan sampah perdesaan, serta memperkenalkan standar dan metode yang berkaitan dengan pertanian hijau dan pembangunan perdesaan.

"Program ini akan memperkenalkan target dan praktik inovatif untuk pertanian hijau sekaligus meningkatkan ketahanan program revitalisasi perdesaan pemerintah di Hubei dan Hunan, menghasilkan pelajaran yang dapat diterapkan di seluruh negeri," kata Direktur Bank Dunia untuk Tiongkok, Mongolia, dan Korea, Mara Warwick.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

56 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Rona
Nekat Bolos Wamil, Mino WIN...
Daerah
DPRD DKI: Digitalisasi Park...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.