- Home
-
- Luar Negeri
-
- Setelah 7 Tahun, Menkeu Je...
Setelah 7 Tahun, Menkeu Jepang dan Korsel Bertemu Lagi
Selasa, 02 Mei 2023, 13:49 WIBINCHEON - Jepang dan Korea Selatan pada Selasa (2/5) menggelar pertemuan antar menteri keuangan yang pertamanya dalam tujuh tahun terakhir yang menunjukkan hubungan antara kedua negara ini tengah mencari di tengah ketegangan geopolitik dan pertumbuhan ekonomi yang melambat yang menjadi tantangan kedua negara.
Pertemuan tersebut diadakan menjelang kunjungan Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida ke Korea Selatan pekan depan untuk bertemu dengan Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol.
"Jepang dan Korea Selatan adalah dua negara bertetangga yang penting yang harus bekerja sama dalam menghadapi berbagai tantangan global dan ekonomi, juga dari komunitas kawasan dan internasional," kata Menteri Keuangan Jepang Shunichi Suzuki dalam pertemuan dengan Menteri Keuangan Korea Selatan Choo Kyung-ho.
"Mengenai tantangan geopolitik di mana kita menghadapi insiden-insiden seperti pengembangan rudal nuklir Korea Utara dan invasi Rusia di Ukraina. Jepang melihat ini sebagai semua ini tidak bisa diterima dan harus ditangani bersama oleh kedua negara," kata Suzuki.
Menurut Choo, kedua negara dapat memperkuat kerja sama swasta dan pemerintah dalamindustri-industri teknologi tinggi seperti industri semikonduktor dan baterai.
"Kita harus memperkuat kerja sama antar otoritas keuangan mengenai kemunculan risiko geopolitik dan ketidakstabilan rantai pasok baru-baru ini," kata Choo kepada Suzuki.
Dalam pertemuan yang diadakan di sela-sela pertemuan Bank Pembangunan Asia (ADB) pekan ini, Choo juga mendesak Jepang agarsegera mengembalikan Korea Selatan ke dalam "daftar putih" negara-negara berstatus perdagangan jalur cepat.
Pertemuan rutin antara menteri keuangan Jepang dan Korea Selatan terhenti sejak 2016 akibat kedua negara berselisih dalam masalah sejarah masa perang di masa lalu.
Meski demikian, hubungan antara kedua negara tersebut membaik dalam beberapa bulan terakhir di tengah tantangan dari peluncuran rudal Korea Utara dan peran Tiongkok yang semakin kuat di panggung global.
Pada pertemuan penting yang diadakan di Tokyo bulan lalu, PM Jepang dan Presiden Korea Selatan sepakat mengesampingkan sejarah kelam antara kedua negara dan berjanji untuk bekerja sama menghadapi tantangan keamanan kawasan.
Suzuki berharap Jepang dan Korea Selatan dapat melanjutkan dialog keuangan bilateral yang menurutnya bisa memberikan sumbangsih untukmeningkatkan hubungan antara kedua negara.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Pariwisata Sepi, Laju Ekonomi Kamboja Terancam Melambat
-
Bencana Bisa Datang Kapan Saja, PABI Siapkan Dokter Bedah untuk Kondisi Darurat
-
Formula 1 Pangkas Jarak Balapan Mulai 2027
-
Kontrak 3.325 PPPK Paruh Waktu Bantul Diperpanjang
-
Hadapi Kemarau Panjang, Pemkot Pontianak Kaji Kawasan Biong sebagai Sumber Air Baku Alternatif
-
Bulog Cirebon Lanjutkan Penyerapan Gabah Petani, Potensi Produksi Padi Capai 108.000 Ton.
-
Cegah Eksodus Pabrik, Kemenperin Diminta Jadi Pengendali Tunggal Kawasan Industri
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.