Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Empat Raksasa Teknologi Ini Optimistis dengan Investasi AI

📅 Senin, 01 Mei 2023, 11:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Empat Raksasa Teknologi Ini Optimistis dengan Investasi AI Doc: ANTARA/Reuters/Tanveer Ahmad
Ket. Ilustrasi pemanfataan teknologi AI.

JAKARTA - Sebanyak empat raksasa perusahaan teknologi yaitu Meta, Alphabet, Microsoft, dan Amazon merasa optimistis dengan investasi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) besar-besaran dalam banyak aspek operasi mereka.

Eksekutif utama dari keempat perusahaan yaitu Mark Zuckerberg, Sundar Pichai, Satya Nadella, dan Andy Jassy yang berbicara dalam konferensi earning calls pekan lalu menyampaikan rencana mereka dalam menggunakan AI untuk meningkatkan produk dan layanan, menciptakan model sendiri, serta memanfaatkan kepopuleran teknologi tersebut.

AI disebutkan sebanyak 168 kali oleh Meta, Alphabet, Microsoft, dan Amazon dalam konferensi itu. Hal tersebut menunjukkan seberapa besar perhatian setiap orang terhadap transformasi teknologi kecerdasan buatan di Silicon Valley, seperti dilansir Business Insider, Minggu (30/4).

Penyebutan tertinggi "AI" didapatkan lewat Alphabet sebanyak 64 kali. Eksekutif Alphabet, Sundar Pichai mengatakan telah menyematkan ragam ilmu komputer dan AI mendalam dalam pembaruan produknya tahun ini. Ia juga membahas soal peluncuran chatbot Bard pada bulan Maret yang sempat dikritik karena dianggap terlalu terburu-buru setelah debut ChatGPT OpenAI.

Di lain pihak dalam kesempatan tersebut, perusahaan Microsoft menyebutkan "AI" sebanyak 50 kali dan mengatakan tengah berupaya menggandakan investasi sebanyak 10 miliar dolar AS (hampir Rp147 triliun) saham di OpenAI.

Sedangkan pihak Meta juga menyiratkan optimisme, setelah "AI" mendapatkan penyebutan sebanyak 47 kali dari para investor, termasuk dari Mark Zuckerberg yang membahas "AI" sebanyak 27 kali. Ia mengatakan bahwa AI digunakan untuk membuat perangkat kreasi visual untuk pengguna Instagram.

Sementara Amazon yang menyebutkan "AI" sebanyak tujuh kali, menjelaskan akan mengembangkan model bahasa yang digunakan dalam chatbots, yang menurut analisis Eksekutif Andy Jassy menelan biaya miliaran dan membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk mengembangkannya.

"Akan ada sejumlah kecil perusahaan yang ingin menginvestasikan waktu dan uang sebesar itu (untuk mengembangkan AI), dan Amazon akan menjadi salah satunya."


Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.