Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Satgas Yonif 143/TWEJ Masuk Dapur di Perbatasan RI-PNG

📅 Minggu, 30 Apr 2023, 23:48 WIB | Oleh:
Satgas Yonif 143/TWEJ Masuk Dapur di Perbatasan RI-PNG Doc: Istimewa
Ket. Mengenalkan makanan tradisional warga Papua.

KEEROM - Warga dikejutkan dengan kedatangan Prajurit TNI, bukan hanya terkejut dibuatnya, karena tak disangka sehingga wargapun menyambut dengan apa adanya. Senyum gembira pun terpancar di wajah para warga kampung yang menerima kedatangan yang penuh dengan kejutan tersebut.

Menurut siaran persnya, ternyata ini yang dilakukan oleh Prajurit TNI yaitu dalam rangka kenalkan makanan khas nusantara, Satgas Yonif 143/TWEJ Pos Yuruf masuk dapur warga di pedalaman Papua untuk mengenalkan makanan tradisional pecel di Kampung Yuruf, Distrik Yaffi, Kabupaten Keerom, Papua, Sabtu (29/4).

Pecel termasuk makanan aman dan sehat karena terdiri dari banyak sayuran hijau yang banyak mengandung vitamin dan meniral lainya baik untuk kesehatan tubuh disamping rasanya enak harganya pun terjangkau bagi semua kalangan.

Dalam keterangannya, Danpos Yuruf Satgas Yonif 143/TWEJ Lettu Inf Sukamto mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut sebagai salah satu cara mengedukasi masyarakat untuk dapat memanfaatkan sumberdaya alam sayuran hijau menjadi makanan yang lezat dan bernilai gizi tinggi dengan proses sederhana dan biaya yang sangat murah.

"Selain mengenalkan makanan daerah, Satgas mengajak masyarakat untuk dapat memanfaatkan sayuran hijau menjadi makanan yang mempunyai nilai gizi tinggi dengan harapan dapat meningkatkan asupan gizi masyarakat," ucapnya.

Kegiatan anjangsana Satgas Yonif 143/TWEJ yang dipimpin Danpos Yuruf Lettu Inf Sukamto disambut gembira oleh keluarga Derex (56) mengenalkan makanan tradisional pecel sebagai menu makanan yang mudah dibuat dan sarat akan kandungan gizi.

"Satgas masuk dapur warga untuk mengenalkan makanan tradisional Pecel, dimana sayuran menjadi bahan bakunya dan banyak terdapat di wilayah ini agar mempunyai nilai gizi yang lebih dengan sedikit sentuhan," tambah Danpos Yuruf.

Sementara itu, Falencia (25) mewakili tuan rumah mengucapkan pengetahuan dan pembelajaran cara pembuatan pecel sebagai makanan sederhana namun sarat akan kandungan gizi dalam rangka meningkatkan gizi masyarakat.

"Sa ucapkan terima kasih kepada kakak-kakak dari Satgas TNI yang telah ajari kami cara buat Pecel, makanan yang dibuat sangat enak, karena yang sa tau selama ini di Kampung hanya tau sayur-sayuran direbus saja lalu kami makan," ujar Falencia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Daerah
Bantul Raih TPAKD Award 202...
Megapolitan
Jakarta Kota Sinema Makin K...
Megapolitan
Usaha Pembangunan Jaya Jika...
Megapolitan
Dinkes: Ratusan Warga "Serp...
Nasional
Kemenbud Targetkan 7.000 Ca...
Megapolitan
DPRD dan Pemkot Bogor Berha...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.