Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tim U-22 Ingin Bawa Pulang Medali Emas, Bisakah?

📅 Jumat, 28 Apr 2023, 20:46 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tim U-22 Ingin Bawa Pulang Medali Emas, Bisakah? Doc: ISTIMEWA
Ket. Tim Indonesia

JAKARTA - Seringkali omongan tidak disertai permainan bagus. Itulah yang kerap terjadi pada tim sepak bola Indonesia. Jangan-jangan ini juga terjadi pada tim U-22 yang kata pelatih bermisi membawa pulang medali emas Sea Games. Namun, kalau melihat permainan, rasanya cukup jauh medali tersebut.

Memang pelatih tim nasional sepak bola Indonesia U-22 Indra Sjafrimenegaskan misinya dan skuadnya untuk menggondol medali emas cabang sepak bola di ajang SEA Games Kamboja 2023. "Memang kita sudah 32 tahun tidak memperoleh medali emas dan ini menjadi misi kami," kata Indra Sjafri dalam sesi konferensi pers menjelang lawan Filipina di PhnonPenh,Jumat (28/4).

Pelatih yang memulai debut di SEA Games 2019 Filipina dan memperoleh medali perak itu enggan berkomentar secara teknis terkait calon lawan yang akan dihadapi Garuda Muda di grup A di pertandingan perdana. Skuad Garuda Muda bakal melakoni laga perdana menghadapi Filipina di stadion National Olympic, Phnom Penh, Sabtu pukul 16.00 WIB.

"Saya enggak bisa berkomentar teknis tentang Filipina. Tetapi hampir semua lawan; Timor Leste, Myanmar dan Kamboja, bagi Indonesia adalah lawan-lawan yang harus direspons secara baik. Bagaimana responnya, tunggu di dua kali 45 menit," ungkap Indra Sjafri. Pelatih yang membawa timnas Indonesia U-22 menjuarai Piala AFF U-22 tahun 2019 Kamboja itu cukup terkesan dengan lapangan Stadion National Olympic, Phnom Penhyang akan menjadi tempat pertandingan.

"Pertama saya sangat terkesan dengan Kamboja, setelah pertama saya datang di tahun 2019 mengikuti turnamen Piala AFF U-22 dan waktu itu kami juara, yang membedakansekarang adalah lapangan sangat bagus," kata Indra Sjafri. Timnas Indonesia U-22 tergabung di grup A bersama tuan rumah Kamboja, Myanmar, Timor Leste dan Filipina. Grup A dinilai lebih ringan oleh berbagai pihak karena tidak ada juara bertahan Vietnam dan tim tangguh Thailand.

Ditanya soal kemungkinan lawan yang akan dihadapi timnas Indonesia apabila lolos dari Grup A, Indra Sjafri ingin agar timnya lebih dulu fokus untuk lolos dari penyisihan grup. "Indonesia khususnya fokus bagaimana bisa melalui pertandingan per pertandingan ini untuk bisa lolos di grup. Terus siapa yang akan jadi lawannya, kami enggak mau memprediksi dan tidak akan memilih siapa lawannya," ucap pelatih yang membawa timnas Indonesia meraih perak di SEA Games 2019 itu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Jakarta Kota Sinema Makin K...
Megapolitan
Usaha Pembangunan Jaya Jika...
Megapolitan
Dinkes: Ratusan Warga "Serp...
Nasional
Kemenbud Targetkan 7.000 Ca...
Megapolitan
DPRD dan Pemkot Bogor Berha...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.