Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Teman Kerja Sangat Penting bagi Kesehatan Seseorang, Begini Penjelasannya

📅 Jumat, 28 Apr 2023, 12:03 WIB | Oleh:
Teman Kerja Sangat Penting bagi Kesehatan Seseorang, Begini Penjelasannya Doc: Pixabay
Ket. Ilustrasi

Profesor Psikologi di Stanford Catherine Heaney yang meneliti hubungan antar pekerjaan dan kesehatan mengungkapkan, dukungan sosial di tempat kerja penting untuk kesehatan dan kesejahteraan seseorang.

Adapun dukungan tersebut bisa datang dari rekan kerja yang menjadi teman dekat, walau tidak harus, atau interaksi dengan kenalan yang ramah juga meningkatkan kesejahteraan seseorang.

Dilansir dari Time, studi di berbagai negara seperti Spanyol, Jepang, Jerman, Islandia, dan Israel menunjukkan bahwa memiliki teman di tempat kerja dapat meningkatkan kepuasan dan kinerja. Selain itu juga dapat meningkatkan kesehatan termasuk mental, lebih sedikit pengalaman traumatis, dan bahkan mungkin umur yang lebih panjang.

Berbicara dukungan sosial, ini tak melulu dalam curahan hati pada rekan kerja, tetapi bahkan sekadar berbagi saran dan pendapat atau atasan mengizinkan pegawai pulang lebih awal untuk menjemput anak dan membantu menahan efek negatif dari stres. Tujuannya tidak harus untuk mendapatkan teman seumur hidup, walaupun bagus jika bisa dilakukan, melainkan untuk menumbuhkan rasa berada di tempat yang tepat, menurut Kim Samuel, penulis "On Belonging: Finding Connection in an Age of Isolation".

Cara Memperkuat Hubungan Sosial di Tempat Kerja
Psikolog organisasi dan dosen di Boston University's Questrom School of Business Constance Hadley menyarankan untuk mengetahui siapa saja rekan kerja yang baik.

"Jika Anda memiliki rekan kerja yang disukai tetapi tidak terlalu mengenalnya, cobalah ajukan pertanyaan pribadi yang sesuai saat bertemu dengannya lagi, atau hubungi rekan kerja setelah rapat yang menegangkan," ujar Hadley.

"Pesan yang sama berlaku jika seseorang bekerja dari jarak jauh. Cobalah menelepon rekan kerja untuk bertukar pikiran, atau minta pendapat seseorang tentang tugas yang sedang Anda kerjakan," lanjutnya.

Satu studi menemukan orang lebih bahagia ketika mereka mengobrol dengan orang asing selama perjalanan mereka dengan kereta bawah tanah, suatu lingkungan tempat orang menyendiri. Temuan itu menunjukkan bahwa orang-orang yang melakukan gerakan sosial pertama jauh lebih mungkin diterima secara positif daripada yang mungkin mereka perkirakan.

Hadley lalu menggemakan pentingnya acara sosial yang disponsori kantor untuk dapat melengkapi ikatan yang terbentuk di antara rekan kerja. Bahkan jika seseorang mengeluh dalam hati saat mendapat undangan perusahaan, dia mungkin pergi dengan perasaan senang setelah tahu orang-orang yang menghabiskan sebagian besar jam bersamanya ikut pergi juga.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Perum Bulog Belitung Pastik...
Daerah
Pemkab Pasaman Barat Minta ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.