Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PSBA UGM dorong optimalisasi Pamsimas hadapi kemarau 2023

📅 Jumat, 28 Apr 2023, 23:28 WIB | Oleh:
PSBA UGM dorong optimalisasi Pamsimas hadapi kemarau 2023 Doc: ANTARA FOTO
Ket. Ilustrasi- Sejumlah anak mencari ikan di Telaga Lebak yang sudah mulai mengering, Kemiri, Tanjungsari, Gunungkidul, Yogyakarta.

Yogyakarta - Pusat Studi Bencana Alam (PSBA) Universitas Gadjah Mada (UGM) mendorong optimalisasi program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) menghadapi musim kemarau 2023.

Kepala PSBA UGM Djati Mardiatno di Yogyakarta, Jumat, mengatakan program Pamsimas paling memungkinkan dibandingkan menggalakkan gerakan panen air hujan karena saat ini telah memasuki kemarau.

"Sebetulnya paling memungkinkan adalah mengoptimalkan program Pamsimas, tetapi tergantung kesiapan pemerintah dan inisiatif dari masyarakat," kata dia.

Menurut dia, program Pamsimas harus dipastikan menjangkau seluruh pedukuhan di DIY, khususnya yang selama ini menjadi langganan bencana kekeringan saat musim kemarau.

"Apalagi kemarau tahun ini diperkirakan lebih kering dari tahun-tahun sebelumnya," ujar dia.

Melalui program tersebut, pusat sumber air baku di masing-masing wilayah akan disalurkan ke bak tampung yang ada di kelurahan kemudian didistribusikan melalui pipa yang terhubung ke rumah-rumah warga.

"Sistem distribusi ke rumah-rumahnya nanti bisa gotong-royong dibiayai bersama masyarakat," kata dia.

Menurut Djati, bencana kekeringan yang terjadi hampir setiap tahun sering kali tidak diantisipasi masyarakat dengan manajemen penyimpanan air yang memadai.

Sejumlah daerah di DIY yang setiap tahun berpotensi bencana kekeringan saat musim kemarau, di antaranya Kecamatan Rongkop dan Tepus, Kabupaten Gunungkidul; Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul; Kecamatan Panjatan, Kabupaten Kulon Progo; dan Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman.

Manajer Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD DIY Lilik Andi Aryanto mengatakan potensi bencana kekeringan di DIY pada tahun ini perlu diantisipasi mengingat musim kemarau yang diperkirakan tidak lagi bersifat basah seperti tahun-tahun sebelumnya.

Oleh karena itu, selain bijak memanfaatkan air, Lilik juga mengimbau seluruh warga yang tinggal di wilayah potensi kekeringan agar mampu memanen air hujan dengan membuat tandon atau penampung maupun sumur resapan.

Kepala Stasiun Klimatologi BMKG Yogyakarta Reni Kraningtyas mengatakan berdasarkan kondisi dinamika atmosfer-laut diprakirakan awal musim kemarau 2023 di DIY terjadi pada April dasarian II yang meliputi sebagian kecil Kabupaten Sleman bagian barat, sebagian kecil Kabupaten Bantul bagian barat, dan Kabupaten Kulon Progo bagian timur.

Berikutnya, April dasarian III meliputi Kabupaten Kulon Progo bagian barat dan selatan, disusul Mei dasarian I meliputi Kabupaten Kulon Progo bagian utara, sebagian besar Kabupaten Sleman serta sebagian besar Kabupaten Bantul dan Gunungkidul.

Puncak musim kemarau 2023 di DIY diprakirakan berlangsung antara Juli hingga Agustus 2023.

"Kami mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat luas untuk lebih siap dan antisipatif terhadap dampak musim kemarau 2023 yang diprakirakan akan lebih kering dibandingkan tahun sebelumnya," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

54 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.