Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Noken Papua Diusulkan Jadi Cenderamata KTT ASEAN

📅 Jumat, 28 Apr 2023, 09:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Noken Papua Diusulkan Jadi Cenderamata KTT ASEAN Doc: ANTARA/Qadri Pratiwi
Ket. Tas Noken merupakan salah satu produk unggulan Papua, yang terbuat dari kulit kayu asli.

JAYAPURA - Pengamat Ekonomi dari Universitas Cenderawasih (Uncen) Kurniawan Patma mendorong kerajinan tangan noken dapat menjadi cenderamata pada pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN di Indonesia sehingga produk unggulan Papua itu dapat mendunia.

Kurniawan Patma kepada Antara di Jayapura, Jumat (28/4), mengatakan potensi tersebut sangat bisa didorong apalagi kualitas tas noken tidak kalah saing dengan daerah lainnya.

"Dengan begitu noken Papua bisa lebih terkenal lagi dan menjadi daya tarik para delegasi ASEAN untuk berkunjung ke Papua," katanya.

Menurut Kurniawan, pertemuan KTT ASEAN di Indonesia tentu diharapkan berdampak baik bagi seluruh masyarakat Indonesia, tidak terkecuali Papua

"KTT ASEAN di Indonesia akan memberikan umpan balik positif bagi ekonomi Indonesia termasuk di Papua," ujarnya.

Dia menjelaskan KTT ASEAN adalah wahana yang sekiranya akan membuka ruang kepada Indonesia sebagai negara berkembang untuk terus maju.

"Hal tersebut diharapkan dapat menstimulus Indonesia dalam merangkul partner bisnis dan memperluas jaringan bisnis yang luas dan yang recommended," katanya lagi.

Dia menambahkan peluang ini tentunya menjadi harapan yang harus ditindaklanjuti dengan mewujudkan suasana kondusif bagi investasi di Indonesia, termasuk reformasi regulasi dan birokrasi, peningkatan SDM yang inklusif dan tangguh, infrastruktur yang memadai, dan aspek pendukung lain.

Terdapat 11 negara anggota ASEAN yaitu, Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, Brunei Darussalam, Vietnam, Laos, Myanmar, Timor Leste dan Kamboja. Acara puncak akan berlangsung dua kali yakni KTT ASEAN pada Mei 2023 yang bertempat di Labuan Bajo, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), dan KTT ASEAN Plus di Jakarta pada September 2023.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Mutasi Polri, Pejabat Divpr...
Daerah
Produk UMKM Dipromosikan Le...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.