Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menguat, Saham Prancis Setop Rugi Beruntun

📅 Jumat, 28 Apr 2023, 04:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menguat, Saham Prancis Setop Rugi Beruntun Doc: ANTARA/Reuters
Ket. Ilustrasi - Pergerakan indeks CAC di Bursa Efek Paris, Prancis.

Paris - Menguat, saham-saham Prancis berakhir lebih tinggi pada perdagangan Kamis (27/4) waktu setempat, menghentikan kerugian selama tiga hari berturut-turut, dengan indeks acuan CAC 40 di Bursa Efek Paris terangkat 0,23 persen atau 17,18 poin menjadi menetap di 7.483,84 poin.

Indeks CAC 40 berkurang 0,86 persen atau 64,95 poin menjadi 7.466,66 poin pada Rabu (26/4), setelah merosot 0,56 persen atau 42,25 poin menjadi 7.531,61 poin pada Selasa (25/4), dan terkikis 0,04 persen atau 3,14 poin menjadi 7.573,86 poin pada Senin (24/4).

Dari 40 saham perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen indeks CAC 40, sebanyak 30 saham berhasil meraih keuntungan, sementara 10 saham lainnya mengalami kerugian.

Schneider Electric SE, sebuah perusahaan multinasional Prancis yang berspesialisasi dalam otomatisasi digital dan manajemen energi terangkat 3,90 persen, menjadi pencetak keuntungan terbesar(top gainer)dari saham-saham unggulan ataublue chips.

Diikuti oleh saham perusahaan jasa manajemen hubungan pelanggan, pengoperasiancall centerdan program untuk menarik pelanggan baru Teleperformance SE bertambah 3,17 persen; serta perusahaan penyedia aplikasi perangkat lunak untuk mendukung proses inovasi perusahaan klien Dassault Systemes SE menguat 2,51 persen.

Sementara itu, STMicroelectronics NV, perusahaan yang merancang, mengembangkan, memproduksi, dan memasarkan sirkuit terpadu semikonduktor, menderita kerugian paling besar(top loser)di antara saham-saham unggulan atau, dengan harga sahamnya anjlok 8,72 persen.

Disusul oleh saham perusahaan properti dan pengembang real estat komersial multinasional Eropa Unibail-Rodamco-Westfield SE yang tergelincir 3,20 persen; serta perusahaan energi dan perminyakan multinasional Prancis yang terintegrasi TotalEnergies SE merosot 2,62 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

1 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.