Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KTT ASEAN di Labuan Bajo akan Bahas Visi ASEAN Pasca 2025

📅 Jumat, 28 Apr 2023, 16:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
KTT ASEAN di Labuan Bajo akan Bahas Visi ASEAN Pasca 2025 Doc: ANTARA/Galih Pradipta
Ket. Logo KTT ASEAN Summit 2023 di Bundaran HI, Jakarta, Jumat (27/1/2023). Indonesia akan menjadi tuan rumah bagi perhelatan KTT ASEAN Summit 2023, pertemuan tersebut akan dilaksanakan pada bulan Mei mendatang di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, (NTT).

JAKARTA - Para pemimpin Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) akan membahas penyusunan Visi ASEAN Pasca-2025 menuju ASEAN 2024 dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-42 di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur pada 9-11 Mei.

Berdasarkan keterangan Kementerian Luar Negeri di Jakarta pada Jumat (28/4), Visi ASEAN Pasca-2025 menuju ASEAN 2024 saat ini sedang disusun oleh High Level Task Force on ASEAN Community Post-2025 (HLTF-ACV) sebelum dibahas dalam KTT nanti.

Pada pertemuan dengan HLTF-ACV pada 10 Mei, para pemimpin ASEAN akan memberikan arahan agar visi ASEAN yang tengah disusun itu visioner, inspiratif, komprehensif, kokoh, dan inklusif.

Selanjutnya, Dewan Koordinasi ASEAN (ACC) akan memberikan persetujuan secara prinsip (in-principle endorsement)terhadap rancangan visi ASEAN yang telah disusun itu pada pertemuannya dengan HLTF-ACV pada September nanti.

"Selanjutnya, diharapkan dokumen ini dapat disahkan pada 2025," kata pernyataan Kementerian Luar Negeri.

Sebagai bagian dari proses penyusunan Visi ASEAN Pasca-2025, para pemimpin ASEAN juga diharapkan dapat mensahkan pernyataan bersama tentang Pengembangan Visi Komunitas ASEAN Pasca-2025 pada KTT ke-42 nanti.

"Melalui pengesahan ini diharapkan proses penyusunanASEAN Post-2025diperkuat dan juga dapat dipastikan bahwa visi ASEAN Pasca-2025 nantinya benar-benar visioner, ambisius, adaptif, dan strategis," demikian isi pernyataan itu.

Indonesia mendapat giliran menjadi Ketua ASEAN pada 2023.

Ada dua tema besar yang diusung Indonesia dalam keketuaannya tahun ini, yaitu "ASEAN Matters: Epicentrum of Growth" atau ASEAN Penting: Pusat Pertumbuhan.

Ada tiga elemen penting dalam makna ASEAN Matters, yakni penguatan kapasitas dan efektivitas ASEAN, persatuan ASEAN, dan sentralitas ASEAN.

Sementara di bawah pilar Epicentrum of Growth, Indonesia berupaya untuk memastikan unsur-unsur penting di kawasan yang terdiri atas arsitektur kesehatan, ketahanan energi, ketahanan pangan, dan stabilitas keuangan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Olahraga
Janice/Hunter Melaju ke Fin...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.