Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Semoga Tidak Berdampak Luas, Warga Agam Mengungsi ke Lokasi Aman akibat Dampak Gempa Bumi

📅 Selasa, 25 Apr 2023, 07:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Semoga Tidak Berdampak Luas, Warga Agam Mengungsi ke Lokasi Aman akibat Dampak Gempa Bumi Doc: ANTARA/HO
Ket. Warga Tiku, Kecamatan Tanjungmutiara, Kabupaten Agam, mengungsi ke daerah lebih aman.

Lubukbasung - Semoga tidak berdampak luas. Warga Tiku, Kecamatan Tanjungmutiara, Kabupaten Agam, Sumatera Barat yang tinggal di sepanjang garis pantai mengungsi ke daerah lebih aman dampak dari gempa berkekuatan magnitudo 7,3 mengguncang Kabupaten Kepulauan Mentawai, Selasa (25/4) pukul 03.00 WIB.

"Warga mengungsi ke lokasi lebih aman di Cacang, Sungai Nibuang dan lainnya," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam, Bambang Warsito di Lubukbasung, Selasa.

Ia mengatakan, lokasi warga mengungsi itu merupakan daerah aman dari tsunami melanda daerah itu, karena cukup tinggi.

Titik pengungsian tersebut juga merupakan rekomendasi BPBD Agam saat terjadi gempa bumi yang berpotensi tsunami.

"Masyarakat sudah menjalankan arahan agar mengungsi ke lokasi aman dan kita telah melakukan simulasi tsunami bagi masyarakat sepanjang pesisir pantai," katanya.

Ia menambahkan, warga banyak mengungsi ke arah Sungai Nibuang, karena adanya informasi potensi tsunami yang beredar di media sosial.

BPBD Agam mengerahkan personil Satgas turun ke daerah pesisir pantai untuk memantau warga usai gempa melanda daerah itu.

"Sebagian warga ada yang bertahan di rumah mereka dan warga yang mengungsi sudah kembali ke rumahnya," katanya.

Ia mengakui, gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,3 mengguncang Kabupaten Kepulauan Mentawai, Selasa (25/4) pukul 03.00 WIB dengan lokasi gempa 177 kilometer barat laut Kepulauan Mentawai tersebut berpotensi tsunami ke arah Sumatera Utara.

Peringatan dini tsunami tersebut telah dicabut BMKG beberapa jam setelah gempa bumi.

Namun Bambang mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan gempa bumi susulan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

36 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

45 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.