Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Plt Bupati Bogor Segera Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana

📅 Selasa, 25 Apr 2023, 16:05 WIB | Oleh:
Plt Bupati Bogor Segera Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Doc: ANTARA/M Fikri Setiawan
Ket. Pelaksana tugas (Plt) Bupati Bogor, Iwan Setiawan.

KABUPATEN BOGOR - Pelaksana tugas (Plt) Bupati Bogor Iwan Setiawan segera menetapkan Kabupaten Bogor, Jawa Barat, berstatus tanggap darurat bencana setelah daerahnya dikepung peristiwa bencana alam pada Senin (24/4) petang.

"Saya sudah menginstruksikan BPBD mencatat seluruh kerugian materi dan non-materi atas bencana yang terjadi kemarin. Setelah itu mengeluarkan status tanggap darurat bencana," ungkapnya di Bogor, Selasa.

Menurutnya, status tanggap darurat tersebut agar penanganan setelah bencana bisa dilakukan lebih cepat dan maksimal, seperti dukungan anggaran dari APBD.

Iwan menjelaskan saat ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor masih mendata dampak dan kerugian yang disebabkan bencana alam.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat, termasuk wisatawan untuk selalu berhati-hati, terlebih di lokasi-lokasi rawan bencana.

"Hati-hati cuaca ekstrem yang bisa terjadi sewaktu-waktu. Masyarakat, wisatawan yang sedang berlibur juga tak boleh lengah. Kita semua harus waspada untuk meminimalisasi potensi dampak bencana," kata Iwan.

Sementara itu, Plt Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bogor Asep Sulaeman mengaku sudah menerima instruksi Plt Bupati Bogor tersebut. Saat ini, tim masih terus melakukan pendataan dan berkoordinasi dengan lintas sektor untuk menghitung kerugian akibat bencana.

"Pak Plt menginstruksikan langsung untuk gerak cepat penanganan bencana ini. Saat ini tim siaga di lapangan dan berkoordinasi dengan dinas terkait, seperti Dinsos, DPKPP, PUPR dan lainnya," ujarnya.

Ia menjelaskan cuaca ekstrem yang terjadi pada H+2 Lebaran mengakibatkan sejumlah bencana di beberapa lokasi di Kabupaten Bogor. Setidaknya, dari laporan sementara, ada lima kecamatan yang diterjang bencana.

"Dari Timur itu ada pergerakan tanah di Sukamakmur dan longsor di Babakanmandang. Lalu, ada beberapa banjir bandang di wilayah barat, seperti Leuwisadeng, Jasinga, Sukajaya," paparnya.

Asep memastikan sejauh ini tak ada korban jiwa dalam bencana tersebut. Hanya saja, terdapat kerusakan bangunan dan fasilitas publik seperti jalan dan jembatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Uji Coba Pendaratan Pesawat Tempur di Jalan Tol

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.