Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Analis Sebut Kader PDIP Bakal Solid Menangkan Ganjar di Pilpres

📅 Minggu, 23 Apr 2023, 05:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
Analis Sebut Kader PDIP Bakal Solid Menangkan Ganjar di Pilpres Doc: ANTARA/Monang
Ket. Dokumentasi. Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (tengah) menyematkan peci kepada calon Presiden 2024 yang diajukan PDI Perjuangan Ganjar Pranowo (kanan) disaksikan Presiden Joko Widodo (kiri) di Istana Batu Tulis, Bogor, Jawa Barat, Jumat (21/4/2023). PDI Perjuangan resmi menetapkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai calon presiden 2024.

Semarang - Analis politik Universitas Diponegoro (Undip) Semarang Yuwanto PhD menilai jika para kader PDI Perjuangan bakal solid memenangkan Ganjar Pranowo yang telah ditetapkan sebagai calon presiden dari partai tersebut.

"Kalau PDIP, saya rasa dari sisi kepatuhan dan ketaatan kader, pengurus, dan simpatisannya kuat terhadap ketua umum ya..," katanya, di Semarang, Sabtu, menanggapi pencapresan Ganjar Pranowo.

Meski sebelumnya sempat terjadi pro dan kontra di internal PDIP terhadap sosok Ganjar, kata dia, begitu sudah diputuskan oleh Megawati Soekarnoputri maka seluruh kader akan solid.

Menurut dia, PDIP selama ini memiliki mesin politik dengan ketahanan yang kuat, simultan dan sinergis sebagai penggerak langkah partai, didukung dengan kepatuhan dan ketaatan kader.

"Ada pro dan kontra (dengan sosok Ganjar sebagai capres). Tetapi, saya melihatnya bukan di dalam kalangan PDIP. Kalau seluruh jajaran PDIP, mulai pusat sampai tingkat bawah tegak lurus," katanya.

Justru, kata dia, pro dan kontra akan muncul di masyarakat, terutama imbas dari pernyataan Gubernur Jawa Tengah itu yang menolak Timnas Israel bermain di Piala Dunia U-20 jika Indonesia sebagai tuan rumah.

Ia menjelaskan bahwa pernyataan Ganjar yang menolak Timnas Israel itu berbuntut panjang dengan menjauhnya para milenial atau generasi muda yang sebelumnya sudah respek dengan sosoknya.

"Namun, saya kira ini tergantung bagaimana Ganjar dan tim suksesnya bisa meyakinkan kembali anak-anak muda," kata pengajar Departemen Politik dan Ilmu Pemerintahan FISIP Undip itu.

Sepak bola, diakuinya, memang memiliki sensitivitas yang luar biasa sehingga banyak yang menyalahkan Ganjar ketika FIFA akhirnya membatalkan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 tahun 2023.

"Elektabilitasnya sempat turun. Namun, saya rasa ini bisa disubstitusi dengan hal-hal yang lebih konstruktif dan prospektif ke depannya bergantung apa yang dilakukan Ganjar," pungkasnya.

Selain itu, kata dia, kehadiran Presiden RI Joko Widodo juga penting dalam pengumuman pencapresan Ganjar oleh PDIP itu penting sebagai bentuk dukungan, sekaligus menyolidkan kekuatan.

"Nama Presiden Jokowi tidak hanya disebut, tapi juga hadir secara fisik. Jokowi diminta pertimbangan oleh Megawati meski sebenarnya keputusan siapa capres (dari PDIP) hak prerogatif Megawati," pungkas Yuwanto.

Sebelumnya, pada Rapat DPP Partai ke-140 Diperluas Tiga Pilar di Istana Batu Tulis, Bogor, Jawa Barat, Jumat (21/4), Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengumumkan Ganjar Pranowo sebagai bakal calon presiden untuk Pilpres 2024.

"Pada jam 13.45, dengan mengucapkan bismillahirrohmanirrohim, menetapkan Saudara Ganjar Pranowo, sekarang Gubernur Jawa Tengah, sebagai kader dan petugas partai untuk ditingkatkan penugasannya sebagai (bakal) calon presiden Republik Indonesia dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan," kata Megawati.

Pendaftaran bakal capres dan cawapres dijadwalkan pada 19 Oktober hingga 25 November 2023.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu (UU Pemilu), pasangan capres dan cawapres diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu yang memenuhi persyaratan perolehan kursi paling sedikit 20 persen dari jumlah kursi DPR atau memperoleh 25 persen dari suara sah secara nasional pada pemilu anggota DPR sebelumnya.

Saat ini, ada 575 kursi di parlemen, sehingga pasangan capres dan cawapres pada Pilpres 2024 harus memiliki dukungan minimal 115 kursi di DPR RI. Bisa juga pasangan calon diusung oleh parpol atau gabungan parpol peserta Pemilu 2019 dengan total perolehan suara sah minimal 34.992.703 suara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Aldila Tak Mampu Menerobos Semifinal WTA Ningbo

19 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Aldila Tak Mampu Menerobos ...

El Clasico Jadi Laga Superman Kontra Batman

26 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
El Clasico Jadi Laga Superm...

Perlu Diperbanyak Kontes Film Pendek Guna Dorong Kreativitas

34 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perlu Diperbanyak Kontes Fi...
Daerah
Bantul Raih TPAKD Award 202...
Megapolitan
Jakarta Kota Sinema Makin K...
Megapolitan
Usaha Pembangunan Jaya Jika...
Megapolitan
Dinkes: Ratusan Warga "Serp...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.