Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Vietnam Tolak Larangan Tiongkok Menangkap Ikan di LTS

📅 Sabtu, 22 Apr 2023, 08:56 WIB | Oleh: Tim Penulis
Vietnam Tolak Larangan Tiongkok Menangkap Ikan di LTS Doc: ANTARA/ChinaMilitary
Ket. Ilustrasi - Penampakan Hohhot (Hull 161), kapal perusak kawal rudal milik Komando Armada Selatan Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok (PLA), saat berpatroli di perairan Laut Tiongkok Selatan pada Kamis (20/8/2020) pagi.

HANOI - Vietnam pada Kamis (20/4) mengatakan bahwa Tiongkok telah melakukan pelanggaran terhadap kedaulatan negaranya karena memberlakukan larangan penangkapan ikan di Laut Tiongkok Selatan setiap tahun.


Tiongkok memberlakukan larangan tersebut setiap tahun sejak 1999, tetapi Vietnam selalu menentang aturan tersebut.

Beijing berdalih bahwa larangan penangkapan ikan, yang akan berlaku mulai 1 Mei-16 Agustus, dilakukan guna mempromosikan penangkapan ikan yang berkelanjutan dan meningkatkan ekologi laut.

Larangan tersebut mencakup perairan 12 derajat utara khatulistiwa dan termasuk bagian dari 200 mil zona ekonomi eksklusif (ZEE) Vietnam serta pulau-pulau Paracel, yang telah diduduki dan diperebutkan oleh kedua negara selama beberapa dekade.

"Larangan penangkapan ikan yang diberlakukan Tiongkok melanggar kedaulatan Vietnam atas Hoang Sa dan hak kedaulatan dan yurisdiksi di perairan Vietnam dan zona ekonomi eksklusifnya," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Vietnam Doan Khac Viet kepada pers.

Hoang Sa adalah sebutan Vietnam untuk Kepulauan Paracel.

Vietnam meminta Tiongkok untuk menghormati kedaulatan negaranya dan tidak memperumit situasi.

Tiongkok mengeklaim lebih dari 90 persen wilayah Laut Tiongkok Selatan yang memiliki potensi energi yang banyak itu melalui sembilan garis putus-putus berbentuk U di petanya.

Garis tersebut membentang jauh hingga Asia Tenggara dan memotong ZEE Filipina, Brunei Darussalam, Malaysia, Vietnam dan Indonesia.

Tiongkok telah mengerahkan ratusan kapal untuk memperkuat klaimnya itu. Sejumlah kapal ditempatkan lebih dari 1.000 km dari daratannya.

Beberapa negara tetangga menuding langkah Beijing tersebut merupakan upaya untuk mengganggu kegiatan eksplorasi energi.

Pada Maret, Reuters melaporkan berdasarkan data pelacakan kapal bahwa sebuah kapal Vietnam telah dikirim untuk memantau kapal penjaga pantai Tiongkok yang berpatroli di dekat ladang gas yang dioperasikan Rusia di ZEE Vietnam.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Dua Kapal Tanker Minyak Dis...
Megapolitan
Transjakarta Larang Aktivit...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.