Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gawat Kalau Sampai Terjadi Lonjakan Korona, Bantul Siap Lakukan Pelacakan Jika Kasus Covid-19 Meningkat

📅 Rabu, 19 Apr 2023, 01:19 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gawat Kalau Sampai Terjadi Lonjakan Korona, Bantul Siap Lakukan Pelacakan Jika Kasus Covid-19 Meningkat Doc: ANTARA/Hery Sidik
Ket. Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul.

Bantul - Gawat kalau sampai terjadi lonjakan korona. Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta siap melakukan pelacakan jika kasus penularan Covid-19 di wilayahnya meningkat selama libur Lebaran.

"Skrining kita tidak melakukan pada pemudik. Jadi, kita nanti sifatnya situasional, kalau memang terjadi satu adanya kasus yang cukup besar, teman-teman di puskesmas siap melakukan pelacakan kasus," kata Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul Agus Tri Widiyantara di Bantul, Selasa.

Ia mengatakan bahwa kegiatan pemeriksaan, pelacakan, dan penanganan kasus akan dilakukan oleh petugas kesehatan dipuskesmas dan fasilitas pelayanan kesehatan yang lain ketika ada temuan kasus baru Covid-19.

"Memang tidak ada instruksi khusus bahwa harus melakukan skrining, tetapi kita sifatnya situasional, nanti menyesuaikan dengan perkembangan yang ada saat ini. Dan memang untuk Covid-19 saat ini di Bantul juga ada peningkatan di beberapa waktu terakhir," katanya.

Dia mengatakan bahwa angka kasus aktif Covid-19 di Bantul bertambah delapan orang dalam sehari terakhir.

"Rumah Sakit Saras Adiyatmasaat ini juga merawat beberapa pasien yang mengalami Covid-19. Jadi, situasi memang ada peningkatan di beberapa hari terakhir," katanya.

"Ini yang juga memang perlu kita waspadai," kata dia.

Agus mengimbau warga selama libur Lebaran tetap menerapkan protokol kesehatan untuk menghindari penularan Covid-19, termasuk menggunakan masker saat berada di tempat umum.

"Bagi masyarakat yang mungkin ada gejala batuk-batuk pilek seperti influenza, mohon juga tetap selalu menggunakan masker di manapun berada untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19," katanya.

Dia juga meminta warga yang positif terserangCovid-19 tetap melaksanakan isolasi mandiri meskipun tidak mengalami gejala sakit.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.