Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dispar DIY Minta Destinasi Wisata Terapkan CHSE Selama Libur Lebaran

📅 Rabu, 19 Apr 2023, 17:13 WIB | Oleh:
Dispar DIY Minta Destinasi Wisata Terapkan CHSE Selama Libur Lebaran Doc: ANTARA/Syamsuddin Hasan
Ket. Dokumentasi - Salah satu tempat objek wisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta meminta seluruh destinasi wisata menerapkancleanliness,health,safety, danenvironment(CHSE) agar layak dikunjungi wisatawan selama musim libur Lebaran 2023.

"Karena status pandemi COVID-19 belum dicabut dan yang dicabut hanya PPKM-nya, kami menginstruksikan seluruh destinasi wisata menerapkan CHSE," kata Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo di Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Selasa.

YOGYAKARTA - Menurut dia, pelaksanaan CHSE atau prinsip-prinsip kebersihan, kesehatan, keamanan, dan lingkungan berkelanjutan di destinasi wisata antara lain diwujudkan dengan memastikan ketersediaan seluruh perlengkapan kebersihan.

"Cek kembali mulai dari wastafel serta sabun cuci tangan agar disiapkan dengan baik, kemudian tempat sampah termasuk penanganan sampahnya perlu kita pesankan agar dilaksanakan dengan baik," ujar dia.

Selain itu, lanjut Singgih, destinasi wisata juga perlu meningkatkan aspek keramahan layanan atauhospitalitydalam melayani wisatawan selama libur Lebaran.

Untuk memastikan hal itu, menurut dia, pengelola destinasi perlu menyiapkan petugas atau karyawan yang berkompeten dalam pelayanan tamu atau wisatawan.

"Petugasnya juga kami minta disiapkan dari sisi jumlah maupun kualitasnya, karena ini penting," kata dia.

Dispar DIY juga memberikan perhatian khusus terhadap destinasi wisata yang memiliki kerawanan bencana sepertilava tourdi lereng Gunung Merapi.

Menurut Singgih, wisata petualanganlava tourtetap diperbolehkan beroperasi selama tidak melampaui batas radius aman yang telah ditetapkan.

"Lava touraman tapi dalam radius tertentu dengan menyesuaikan situasi dan kondisi," kata dia.

Selain itu, ia juga mengingatkan pengelola objek wisata susur sungai seperti Kali Suci dan Goa Pindul di Gunungkidul agar memastikan perlengkapan sarana keselamatan dan keamanan wisatawan seiring cuaca yang tidak menentu.

Untuk menghindarkan wisatawan dari potensi kemacetan selama Lebaran, menurut dia, Dispar DIY telah berkoordinasi dengan instansi terkait.

Menurut dia, telah terpetakan sebanyak 181 kawasan destinasi wisata di lima kabupaten/kota di DIY yang berpotensi mengalami kepadatan arus.

Singgih mencontohkan titik rawan macet antara lain di Malioboro, Waduk Sermo, Kali Biru, Hutan Pinus Mangunan, Bukit Bintang, Monumen Jogja Kembali, serta di sepanjang Jalan Kaliurang, Sleman.

"Kemacetan akan diantisipasi dengan cara membuat akses masuk dan keluarnya menggunakan jalan yang berbeda," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.