Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DKI Perkuat Pemeriksaan 'Genome Squencing'

📅 Selasa, 18 Apr 2023, 05:35 WIB | Oleh:
DKI Perkuat Pemeriksaan 'Genome Squencing' Doc: Istimewa
Ket. Kepala Seksi Surveilans Epidemiologi dan Imunisasi Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ngabila Salama

JAKARTA - Untuk mengantisipasi persebaran arcturus, Dinas Kesehatan DKI Jakarta terus memperkuat pemeriksaan genome sequencing untuk semua kasus positif Covid-19 dari laboratorium kesehatan masyarakat (labkesmas) dan swasta. Informasi ini ditegaskan Kepala Seksi Surveilans Epidemiologi dan Imunisasi Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ngabila Salama, Senin (17/4).

Dia minta warga tidak panik. Yang penting memperkuat imunitas dengan menerapkan pola hidup sehat. Jalankan imunisasi guna mencegah varian baru Covid-19, arcturus. Mencegah sakit tetap lebih baik dengan disiplin bermasker, terutama jika sedang berdekatan orang sakit. Persebaran varian baru meningkat ditemukan di puskesmas. "Tempat penularan yang utama di dalam keluarga," ujar Ngabila Salama.

Ngablia mengungkapkan warga yang memiliki gejala Covid-19 atau kontak erat dengan pasien positif segera PCR ke Puskesmas Jakarta secara gratis pada jam kerja. Pemeriksaan antigen dapat diperoleh gratis 24 jam di puskesmas kecamatan. Menurutnya, dua pasien varian baru arcturus sedang menjalani perawatan medis di rumah sakit. Namun, mereka tidak mengalami gejala mata merah seperti pasien lainnya.

Pasien kedua arcturus Jakarta yang telah dirawat mengalami batuk kencang dan radang paru (pneumonia). "Kami sedang memeriksa genome sequencing untuk memastikan pasien terpapar arcturus," tandasnya seperti dikutip jagartagodi.

Sementara itu, meski ada libur lebaran, fasilitas kesehatan (faskes) di Kepulauan Seribu tetap buka. Warga diimbau tidak perlu khawatir akan pelayanan kesehatan selama lebaran nanti. Semoga pelayanan kesehatan tetap berjalan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat

Pelayanan di semua faskes baik puskesmas maupun Rumah Sakit Umum Daerah dan Rumah Sakit Khusus Daerah selama libur cuti bersama akan tetap beroperasi. Kepala Suku Dinas Kesehatan Kepulauan Seribu, Herwin Meifendi, mengatakan, selama libur cuti bersama 19-25 April, faskes tetap buka.

Rumah sakit membuka 24 jam termasuk instalasi Gawat Darurat di setiap libur nasional. "Khusus puskesmas kelurahan, kami membuka layanan saat cuti bersama dengan sistem piket," kata Herwin. Dia menambahkan, saat libur Lebaran, tidak semua warga mudik. Banyak yang tetap di pulau. Maka, layanan kesehatan harus tetap beroperasi. "Seluruh pelayanan kesehatan tetap berjalan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat," tandasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...

PBB akan Alokasikan Dana untuk 12 Krisis Kemanusiaan

34 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog denga...
Luar Negeri
PBB Serukan Negara-negara T...

Wabah Ebola Tewaskan Lebih dari 4.000 Warga di Kongo

57 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Wabah Ebola Tewaskan Lebih ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.