Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wapres Ma'ruf dan 3 Menteri Bahas Pembangunan Kristen Center di Papua

📅 Senin, 17 Apr 2023, 15:28 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wapres Ma'ruf dan 3 Menteri Bahas Pembangunan Kristen Center di Papua Doc: ANTARA/Desca Lidya Natalia
Ket. Wapres Ma'ruf Amin menyapa anak-anak sekolah yang berjejer di depan Sekolah Dasar YPK IV Sburia Biak Kota, Distrik Biak Kota, Provinsi Papua, Jumat (2/12/2022).

JAKARTA - Wakil Presiden Ma'ruf Amin bersama tiga menteri di Jakarta, Senin (17/4), membahas berbagai aspirasi tentang pembangunan Papua, salah satunya pembangunan Kristen Center atau pusat studi Kristen di Papua.

Menurut keterangan yang disampaikan Juru bicara Wapres Masduki Baidlowi, ketiga menteri itu adalah Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)Basuki Hadimuljono, Menteri Agama (Menag)Yaqut Cholil Qoumas,serta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud)Nadiem Makarim.

"Siang ini, Wapres menerima tiga menteri, yakni menteri PUPR, menteri agama, dan menteri pendidikan dan kebudayaan. Agendanya secara khusus membahas mengenai aspirasi-aspirasi mengenai pembangunan di Papua,"kata Masduki dalam keterangannya yang disampaikan melalui tayangan video di Jakarta, Senin.

Masdukimenjelaskanpembangunan Papua yang dibahas dalam pertemuan ituterkait dengan aspirasi dari para tokoh gerejayang menginginkan ada pembangunan Kristen Center atau pusat studi Kristen.

"Kan kalau daerah-daerah yang Muslim ada Islamic Center,nah di sana ada Kristen Center. Nah, Wapres memerintahkan kepada menteri PUPR untuk melakukan, segera melakukan perencanaan, dan segera membangun secepatnya," jelasnya.

Menurut dia, lokasi pembangunan pusat studi Kristen itu ada di dua tempat dansegera dilakukan studi perencanaan secaramatangagar pembangunan pusat studi Kristen bisa segera terealisasi.

Selain membahas soal rencana pembangunan Kristen Center, lanjut Masduki, Wapres Ma'rufAmin dan para menteri juga berdiskusi soal aspirasi terkait rencana pembangunan asrama dan lembaga pendidikan di Atambua.

"Semuanya lagi dibahas, cukup detail, mendalam, dan diharapkan periode tahun 2023 sebagian sudah dilaksanakan dan sebagian lagi bisa diselesaikan 2024," ujar Masduki Baidlowi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

28 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

37 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.