Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

7 Pertanyaan Pamungkas untuk Anda Tanyakan di Akhir Wawancara

📅 Jumat, 14 Apr 2023, 19:15 WIB | Oleh:
7 Pertanyaan Pamungkas untuk Anda Tanyakan di Akhir Wawancara Doc: Betterup.com
Ket. Ilustrasi.

Walaupun wawancara telah menjadi proses umum seleksi kerja, banyak pencari kerja yang masih salah mengartikan tujuan wawancara.

Tak sedikit pencari kerja yang mengartikan wawancara sebagai proses tanya jawab di mana, posisi pelamar hanya menjawab pertanyaan yang diajukan wawancara. Meski tak salah, pengertian ini sebetulnya kurang tepat.

Pasalnya, selain menjelaskan lebih lanjut tentang kualifikasi dan pengalaman, serta menjawab pertanyaan dari pihak perusahaan, pelamar juga bisa memanfaatkan proses wawancara untuk mengenal lebih jauh mengenai perusahaan.

Ingatlah, bahwa tujuan utama dari wawancara kerja adalah untuk mengevaluasi kecocokan antara kandidat dengan posisi yang tersedia dan budaya perusahaan. Wawancara seharusnya tidak menjadi sesi tanya jawab, itu harus menjadi percakapan.

Mengajukan pertanyaan akan memberi Anda detail tambahan tentang perusahaan, peran, dan budayanya.

Terlebih, manajer perekrutan selalu bertanya, "Apakah Anda punya pertanyaan?" di akhir pewawancara dan hanya ada satu cara menjawab pertanyaan ini, yakni dengan mengajukan pertanyaan terkait perusahaan maupun posisi yang Anda lamar. Hal ini akan menunjukkan bahwa Anda benar-benar tertarik dengan posisi tersebut.

Berikut tujuh pertanyaan yang bisa Anda tanyakan di akhir wawancara, seperti dirangkum dari Top Interview:

1. Kualitas karyawan seperti apa yang Anda cari untuk mengisi posisi ini?

Meski informasi mengenai kualifikasi umumnya sudah tertera pada informasi lowongan kerja, ada baiknya menanyakan pertanyaan ini untuk mengetahui mana karakteristik yang paling penting dan diutamakan perusahaan. Di sini, Anda mencoba mencari tahu apakah mereka menginginkan seseorang yang terorganisir, yang dapat melakukan banyak tugas, atau yang dapat menyelesaikan masalah.

3. Apa tujuan jangka pendek dan jangka panjang perusahaan?

Penting untuk menunjukkan bahwa Anda memiliki ketertarikan terhadap perusahaan dan pertanyaan ini bisa membantu Anda. Bertanya mengenai tujuan perusahaan dapat memberi Anda wawasan tentang kondisi departemen dan organisasi secara keseluruhan. Jika beruntung, Anda dapat mengetahui projek-projek yang mungkin tengah mereka kerjakan.

Mengetahui apa yang akan mereka hadapi di masa depan juga memberi Anda kesempatan untuk menunjukkan bagaimana Anda dapat membantu mereka mencapai tujuan mereka.

4. Apa tantangan terbesar yang dihadapi perusahaan saat ini?

Membicarakan tantangan yang dihadapi perusahaan memberikan Anda peluang untuk mendiskusikan keterampilan atau keahlian Anda akan sempurna untuk membantu perusahaan melewati tantangan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Nasional
Pengungkapan Narkotika Keta...

Kemeriahan Gebyar PAUD Yogyakarta 2026

4 jam yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.