Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Stop Bullying, PLN Tanamkan Karakter Anti Bullying Lewat Dongeng

📅 Kamis, 13 Apr 2023, 10:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Stop Bullying, PLN Tanamkan Karakter Anti Bullying Lewat Dongeng Doc: Dok. PLN
Ket. PLN Tanamkan Karakter Anti Bullying Lewat Dongeng

Masih dalam rangkaian Berbagi Berkah Ramadan dan komitmen kepedulian terhadap pendidikan usia dini, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya menanamkan karakter anti bullying kepada siswa Sekolah Alternatif Anak Jalanan (SAAJA) dengan meningkatkan literasi dan melalui dongeng.

Literasi memberikan kemampuan untuk memahami dan mengatasi situasi yang sulit, termasuk menghadapi tindakan bullying. Oleh karena itu, PLN UID Jakarta Raya melalui Program Education Care, mengajak 38 siswa TK SAAJA yang merupakan TK khusus untuk kelompok marjinal di Taman Komplek Pusdiklat, Kuningan, Jakarta Selatan, peduli literasi dengan membaca buku dan tidak melakukan tindak tanduk yang berpotensi bullying melalui dongeng bersama Kak Iki Yosan.

Kegiatan mendongeng dapat digunakan sebagai sarana untuk mengajarkan nilai-nilai positif dan membantu anak-anak dan remaja memahami konsep bullying. Misalnya, dalam cerita yang diceritakan, dapat diperlihatkan contoh-contoh tindakan bullying dan dampaknya yang merugikan bagi korban, serta cara-cara untuk mengatasi tindakan bullying tersebut.

Para pegawai yang ikut dalam program Disjaya Education Care ikut serta bermain dan belajar bersama anak-anak. Kesempatan ini juga sebagai ajang para pegawai PLN untuk terjun langsung ke masyarakat di dunia pendidikan. Pendidikan berkualitas merupakan salah satu pilar dari Sustainable Developement Goals (SDG's) dimana PLN sebagai salah satu BUMN juga turut serta mendukung program berkelanjutan ini.

"Masa depan kita bertumpu pada anak-anak dan pendidikan yang baik untuk mereka. Kami sangat peduli dan mengapresiasi anak-anak SAAJA yang punya kemauan kuat belajar walaupun dalam keterbatasan. Melalui dongeng dan juga buku-buku yang sudah dikumpulkan secara sukarela oleh pegawai kami, kami berharap dapat membantu membangun pemahaman mereka tentang pentingnya menjunjung tinggi nilai-nilai positif dan menolak tindakan bullying," kata Doddy B. Pangaribuan, General Manager PLN UID Jakarta Raya.

Sebagai perusahaan yang peduli pada masyarakat dan lingkungan, PLN berkomitmen untuk mendukung bertumbuhnya sektor pendidikan, dan juga memastikan bahwa program seperti peduli literasi memberikan manfaat maksimal bagi anak-anak dan lingkungan di sekitar mereka. Terutama untuk mencegah tindakan bullying, yang masih menjadi masalah di sekolah-sekolah dan lingkungan di sekitar fasilitas PLN. Anak-anak sering kali menjadi korban tindakan bullying yang merusak semangat belajar mereka.

Mendukung literasi anak-anak kelompok marjinal di Jakarta, sebanyak 1.394 pegawai PLN UID Jakarta Raya secara sukarela mengumpulkan total 2.141 buku yang disumbangkan ke 18 TK/PAUD yang tersebar di wilayah kerja PLN UID Jakarta Raya, salah satunya SAAJA. Untuk memenuhi kebutuhan TK/PAUD disumbangkan juga paket literasi meliputi lemari, rak buku, papan tulis, meja belajar, storage, karpet, serta alat tulis sebagai kelengkapan proses belajar-mengajar di sekolah.

SAAJA merupakan TK khusus untuk anak-anak kelompok marjinal yang orang tuanya kebanyakan berprofesi sebagai pemulung. SAAJA juga melayani bimbingan belajar untuk lebih dari 80 siswa. Sekolah gratis ini menyediakan sarana belajar dan juga perlengkapan sekolah, seperti alat tulis dan seragam.

Ketua Yayasan PaRaM & Pembina SAAJA, Agus Supriyanto, mengungkapkan terima kasihnya yang tak terhingga.

"Sungguh hari ini sangat luar biasa. Kami berterima kasih sekali untuk PLN. Anak-anak sungguh gembira dengan dongeng dan bantuan yang diberikan. Hal ini menjadi penyemangat untuk mendekatkan anak-anak mencintai literasi," tutur Agus.(IKN/TSR)

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.