Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Melihat Desa Nanchangtan yang Berusia Ratusan Abad, Jadi Destinasi Pariwisata Populer di Tiongkok

📅 Kamis, 13 Apr 2023, 09:57 WIB | Oleh:
Melihat Desa Nanchangtan yang Berusia Ratusan Abad, Jadi Destinasi Pariwisata Populer di Tiongkok Doc: Xinhua
Ket. Anak-anak dengan kostum Tiongkok klasik berpose untuk foto saat mengunjungi Desa Nanchangtan di Zhongwei, Daerah Otonomi Ningxia Hui, Tiongkok barat laut

Tiongkok terus mengembangkan pariwisatanya untuk menarik perhatian para wisatawan baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

Dilansir dari Xinhua, Desa Nanchangtan, yang terletak di Kota Zhongwei di Daerah Otonomi Ningxia Hui, Tiongkok barat laut, memiliki sejarah lebih dari seribu tahun. Adapun desa tersebut menjadi desa pertama yang dilalui Sungai Kuning setelah memasuki Ningxia.

Selain itu, Desa Nanchangtan juga menjadi rumah bagi ratusan pohon pir tua, yang tertua berusia lebih dari 600 tahun. Keajaiban alam ini telah menjadikan desa tersebut sebagai tujuan wisata yang populer, terutama setelah perbaikan infrastruktur desa yang signifikan.

Setiap bulan April, pemerintah setempat akan menggelar "Festival Bunga Pir" untuk mempromosikan pembangunan desa dan memamerkan lanskap serta budaya yang unik kepada para pengunjung. Hal tersebut turut berdampak positif, yang mana industri pariwisata itu membantu meningkatkan pendapatan penduduk setempat.

Foto udara menunjukkan orang-orang yang mengunjungi Desa Nanchangtan di Zhongwei, Daerah Otonomi Ningxia Hui, Tiongkok barat laut. (Xinhua/Feng Kaihua) Anak-anak dengan kostum Tiongkok klasik berpose untuk foto saat mengunjungi Desa Nanchangtan di Zhongwei, Daerah Otonomi Ningxia Hui, Tiongkok barat laut, 7 April 2023. (Xinhua/Feng Kaihua) Foto udara yang menunjukkan pemandangan Desa Nanchangtan di Zhongwei, Daerah Otonomi Ningxia Hui, Tiongkok barat laut. (Xinhua/Feng Kaihua) Orang-orang menikmati piknik saat mengunjungi Desa Nanchangtan di Zhongwei, Daerah Otonomi Ningxia Hui, Tiongkok barat laut, 7 April 2023. (Xinhua/Feng Kaihua)

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

46 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Daerah
DPRD DKI: Digitalisasi Park...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.