Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BRI Bidik Pertumbuhan Transaksi Remitansi 25 Persen pada Periode Ramadan

📅 Kamis, 13 Apr 2023, 17:56 WIB | Oleh: Tim Penulis
BRI Bidik Pertumbuhan Transaksi Remitansi 25 Persen pada Periode Ramadan Doc: ANTARA/HO-BRI
Ket. SEVP Treasury and Global Services BRI Achmad Royadi.

JAKARTA - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI menargetkan transaksi remitansi tumbuh 25 persen di periode Ramadan dan Lebaran 2023 dibandingkan periode normal.

Dengan demikian, target tersebut lebih tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, dimana biasanya bisnis remitansi BRI berhasil tumbuh 20 persen selama periode Ramadhan dan Lebaran.

"Target tersebut mempertimbangkan angka pertumbuhan transaksi yang lebih tinggi telah didapatkan selama awal tahun ini, yakni 18 persen pada Maret 2023 dibandingkan periode sama tahun sebelumnya (year-on-year/yoy)," ucap SEVP Treasury and Global Services BRI Achmad Royadi dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis (13/4).

Tak hanya itu, kata dia, aktivitas layanan remitansi pada awal tahun ini memperoleh pendapatan berbasis komisi alias fee based income (FBI) bisnis BRI yang mengesankan, yakni 75 persen (yoy) pada Maret 2023. Dengan demikian, diharapkan kinerja remitansi BRI akan semakin melesat hingga akhir tahun 2023.

BRI optimistis dapat mempertahankan kinerja yang baik tersebut sampai dengan akhir tahun 2023 seiring dengan inovasi digital dan keterlibatan nasabah yang dibangun sebagai budaya dalam menjalankan bisnis perseroan.

Achmad menjelaskan, peningkatan transaksi remitansi tak terlepas dari optimalisasi Bank Representative (BR) di beberapa koridor negara yang tersebar di wilayah Asia Tenggara, Asia Timur, serta Timur Tengah dalam membantu menjawab segala kebutuhan layanan remitansi masyarakat Indonesia.

Selama ini, kontributor terbesar dalam bisnis remitansi BRI berasal dari negara Hong Kong, Taiwan, Malaysia, dan Arab Saudi.

Dalam memenuhi kebutuhan layanan remitansi, BRI memiliki layanan BRIFast Remittance yang dapat menjadi solusi pengiriman uang ke 8.993 kantor BRI dan lebih dari 650 ribu AgenBRILink di seluruh Indonesia.

BRIFast Remittance dapat memfasilitasi mitra BRI melalui beberapa opsi pengiriman uang untuk para nasabah, khususnya para Pekerja Migran Indonesia (PMI) di luar negeri. PMI bisa memilih beberapa jenis mekanisme pengiriman, antara lain mengirimkan uang langsung ke rekening bank serta mengirimkan dengan mekanisme ambil tunai tanpa rekening (BRIFast Cash).

Di sisi lain, untuk memfasilitasi kebutuhan nasabah dalam melakukan pengiriman dana dari Indonesia ke negara lain (outward remittance), BRI juga menghadirkan layanan fitur Transfer Internasional melalui digital banking BRImo dan memantau status transaksi pengiriman melalui BRIfast Tracker.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.