Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pentingnya Konsumsi Buah Kaya Air Bantu Penuhi Cairan Tubuh Selama Puasa, Ini Penjelasannya

📅 Rabu, 12 Apr 2023, 14:54 WIB | Oleh:
Pentingnya Konsumsi Buah Kaya Air Bantu Penuhi Cairan Tubuh Selama Puasa, Ini Penjelasannya Doc: Pixabay
Ket. Ilustrasi

Kekurangan cairan tubuh menjadi kondisi yang kerap dialami sebagian orang selama berpuasa. Nyatanya, kondisi tersebut bisa memicu sejumlah masalah kesehatan, sehingga penting untuk memenuhi cairan tubuh selama berpuasa.

Ahli gizi dan dosen di Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Esa Unggul Nazhif Gifari menjelaskan, salah satu cara untuk memenuhi kebutuhan cairan saat berpuasa adalah dengan mengonsumsi buah-buahan yang mengandung banyak air.

"Tentu sangat banyak manfaatnya kalau mengonsumsi buah saat puasa. Karena pada dasarnya, konsumsi air kita tetap harus sama, (yaitu) delapan gelas," kata Nazhif, dikutip dari Antara, Rabu (12/4).

Sejumlah buah yang mengandung kadar air tinggi antara lain, seperti melon, pepaya, semangka, pir dan apel. Selan kaya akan air, buah-buah tersebut juga mengandung vitamin, antara lain vitamin A, vitamin B, dan vitamin C.

Selain itu, sejumlah buah tersebut juga mengandung mineral berupa kalium, kalsium dan magnesium. Adapun kandungan tersebut sangat bermanfaat bagi tubuh terutama ketika berpuasa.

"Jadi, buah penting juga dikonsumsi saat sahur atau berbuka," ujar Nazhif.

Nazhif menganjurkan, saat sahur untuk mengonsumsi buah beberapa saat sebelum waktu imsak, setelah makan makanan berat. Buah yang memiliki kadar air tinggi cocok dikonsumsi saat sahur supaya seseorang tidak cepat merasa haus ketika seharian berpuasa.

Ia juga menyarankan untuk mengonsumsi buah terlebih dahulu ketika berbuka puasa guna menetralisir asam lambung dan menggantikan kebutuhan gula alami pada tubuh. Salah satu buah yang bisa dikonsumsi ketika berbuka puasa adalah kurma karena mengandung gula alami, yang bermanfaat bagi tubuh setelah berpuasa.

Meskipun seluruh buah memiliki manfaat yang baik untuk tubuh, namun, ada beberapa buah yang sebaiknya dibatasi ketika berbuka puasa. Buah-buahan tersebut adalah yang mengandung gas seperti durian dan nangka.

"Kalau di es buah mungkin sudah dipotong kecil-kecil. Tapi, kalau kita makan banyak, itu juga bersifat gas. Kemudian mangga muda yang masih asam. Takutnya nggak nyaman di perut," tutur Nazhif.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Luar Negeri
Serangan Houthi Meningkat, ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.