Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dukung Fashion Bekelanjutan, Princess of Wales Kenakan Pakaian yang Sama Lagi

📅 Senin, 10 Apr 2023, 10:18 WIB | Oleh:
Dukung Fashion Bekelanjutan, Princess of Wales Kenakan Pakaian yang Sama Lagi Doc: Getty Images
Ket. Kate Middleton bersama Pangeran William, dan ketiga anaknya, yakni Pangeran George, Putri Charlotte, dan Pangeran Louis.

Princess of Wales menarik perhatian penikmat fashion ketika menghadiri misa Paskah bersama sang suami, Pangeran William, dan ketiga anaknya di Kastil Windsor pada akhir pekan lalu.

Hadir bersama Pangeran George, Putri Charlotte, dan Pangeran Louis, Kate Middleton terlihat kembali mengenakan mantel panjang berwarna biru kobalt dari desainer ternama Catherine Walker. Menurut Vogue, mantel itu sebelumnya pernah Kate kenakan ketika merayakan Hari Persemakmuran 2022.

Untuk penampilannya kali ini, Kate memilih topi dan tas tangan serasi yang juga berwarna biru kobalt.

Kate memang tengah membuat kebiasaan untuk memakai penampilan atau fashion item yang sama berulang kali dalam upaya untuk mendukung pendekatan fashion yang berkelanjutan bagi keluarga kerajaan.

"Sangat penting bagi kami untuk mengatasi seluruh masalah seputar cara kami memproduksi pakaian," katanya kepada Edward Enninful dari British Vogue pada tahun 2020.

"Begitu banyak proses dalam pembuatan tekstil melibatkan bahan kimia beracun yang merusak lingkungan secara besar-besaran. Lalu ada semua sampah dan membuang pakaian ke tempat pembuangan sampah, itulah mengapa sangat penting jika kita akan mengatasi tantangan global yang sangat besar seputar pemanasan global dan perubahan iklim. Kita harus mendekarbonisasi dan meningkatkan dampak yang kita miliki dalam hal polusi di dunia," sambung Kate.

Tak hanya perihal baju yang ia kenakan berulang, Kate juga mengagetkan publik karena keluar dengan cat kuku berwarna merah yang mencolok. Sebagai informasi, bangsawan senior secara tradisional menghindari mewarnai kuku mereka dengan warna apa pun selain warna-warna yang mencerminkan kuku alami.

Dalam sejarahnya, mereka yang mengenakan cat kuku berwarna lain selain warna netral alami akan dianggap oleh media dan pers sebagai bentuk pemberontakan.

Princess Diana misalnya. Ketika Princess of Wales itu melangkah keluar dengan "gaun balas dendam" atau "revenge dress" di Galeri Serpentine pada tahun 1994, dia memasangkan desain dress off-the-shoulder dari Christina Stambolian dengan cat kuku berwarna merah.

Stambolian kemudian menyebut kemarahan Diana yang justru memilih mengenakan cat kuku berwarna merah yang belum pernah dilakukan sebelumnya.

"Dia benar-benar marah (…) Dia mengenakan enamel kuku merah cerah, yang belum pernah kami lihat sebelumnya. Dia berkata: 'Mari kita menjadi jahat malam ini,'" ujarnya seperti dikutip dari Vogue.

Hal yang sama tentu tidak berlaku pada Kate. Alih-alih menganggapnya sebagai pemberontak kerajaan, media menyebutnya tengah keluar dari zona nyaman.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog denga...
Luar Negeri
PBB Serukan Negara-negara T...

Wabah Ebola Tewaskan Lebih dari 4.000 Warga di Kongo

36 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Wabah Ebola Tewaskan Lebih ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.