Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Umat Kristen di Biak Numfor Gelar Pawai Obor pada Fajar Paskah

📅 Minggu, 09 Apr 2023, 09:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Umat Kristen di Biak Numfor Gelar Pawai Obor pada Fajar Paskah Doc: ANTARA/Muhsidin
Ket. Umat Kristen berpawai menuju ke tempat pelaksanaan ibadah Paskah di lapangan hanggar Cenderawasih Pangkalan TNI Angkatan Udara Manuhua, Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua, Minggu dini hari (9/4/2023).

BIAK - Umat Kristen di wilayah pelayanan Gereja Kristen Injili di Tanah Papua Badan Pekerja Klasis Biak Selatan, Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua, menggelar pawai obor pada fajar Paskah, Minggu (9/4) dini hari, untuk mengenang kebangkitan Yesus Kristus.

Sejak pukul 03.00 WIT, jemaat gereja-gereja Kristen di wilayah Biak dan sekitarnya telah bersiap melakukan pawai obor fajar Paskah.

Dari masing-masing rayon pelayanan, mereka berkeliling kota menuju ke lapangan hanggar Cenderawasih Pangkalan TNI Angkatan Udara Manuhua.

Di lapangan hanggar Cenderawasih, jemaat berkumpul untuk mengikuti prosesi ibadah fajar Paskah yang diselenggarakan oleh Panitia Hari-Hari Besar Gerejawi GKI Badan PekerjaKlasis Biak Selatan.

Mereka secara tertib mengikuti prosesi ibadah fajar Paskah hingga selesai sekitar pukul 06.50 WIT.

Ketua Panitia Hari-Hari Besar Gerejawi BiakHerry A.Naapmenyampaikan bahwa ada sekitar 12 ribu orang dari 29 gereja di Klasis Biak Selatan yang mengikuti pawai obor fajar Paskah.

Ketua Badan Pekerja GKI KlasisBiak Selatan Pendeta Yohanes Kbarek mengatakan bahwa rintik hujan yang turun di Biak tidak mengurangi semangat jemaat gereja untuk mengikuti pawai dan ibadah fajar Paskah.

Sementara itu, Pemimpin Ibadah Fajar Paskah Pendeta Brury Wufwensa mengingatkan umat Kristen agar tidak mempersoalkan perbedaan warna kulit, keyakinan, dan latar belakang sosial budaya karena semua umat adalah ciptaan Tuhan.

Dia juga meminta umat meninggalkan pola hidup yang bertentangan dengan ajaran Kristen.

"Sebagai orang yang percaya, pengikut ajaran Tuhan Yesus Kristus, kita diminta terus melayani Tri Panggilan Gereja dalam kehidupan, yakni bersekutu, bersaksi, dan melayani umat Tuhan Yesus Kristus," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

28 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

37 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.