Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Semoga Tidak Timbulkan Bencana, Bibit Siklon Tropis 98S di Indonesia Timur Diprediksi Akibatkan Hujan Sangat Lebat

📅 Minggu, 09 Apr 2023, 01:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Semoga Tidak Timbulkan Bencana, Bibit Siklon Tropis 98S di Indonesia Timur Diprediksi Akibatkan Hujan Sangat Lebat Doc: ANTARA/Anita Permata Dewi
Ket. Paparan yang disampaikan Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam Konpers "Antisipasi Dampak Peningkatan Intensitas Bibit Siklon 98S dan 90W di Indonesia", di Jakarta, Sabtu (8/4/2023).

Jakarta - Semoga tidak timbulkan bencana. Badan Meteorologi, Klimatologi, Geofisika (BMKG) menyebut hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat diprakirakan terjadi di NTB, NTT, Maluku, dan Papua akibat pertumbuhan bibit siklon tropis 98S.

"Antisipasi dampak dalam 24 jam ke depan, hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat di wilayah Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Maluku dan Papua," kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam konferensi pers bertajuk "Antisipasi Dampak Peningkatan Intensitas Bibit Siklon 98S dan 90W di Indonesia", di Jakarta, Sabtu.

Dwikorita Karnawati mengatakan BMKG tengah fokus memonitor peningkatan pertumbuhan bibit siklon 98S.

Dikatakannya, mulai 8 April 2023, terdapat peningkatan pertumbuhan bibit siklon 98S dengan posisi di sekitar Laut Timor sebelah barat daya Saumlaki dan masih berada di area tanggung jawab BMKG Jakarta.

"Di mana kecepatan angin maksimum di sekitar sistem bibit siklon tersebut mencapai 30 knot atau 56 km/jam, sementara tekanan rendah di sekitar pusat sistemnya mencapai 1.003 mb," kata Dwikorita Karnawati.

Sistem bibit siklon 98S bergerak ke arah Samudera Hindia dan memiliki peluang kategori tinggi untuk menjadi badai tropis atau siklon tropis di wilayah tanggung jawab Australia dalam 24-36 jam ke depan.

Selain mengakibatkan hujan intensitas sedang hingga sangat lebat, bibit siklon 98S juga diprediksi menyebabkan angin kencang di NTT, Maluku, dan Papua.

"Ini perlu diperhatikan, terutama untuk pelayaran," katanya.

Juga perlu diwaspadai tinggi gelombang 1,25 hingga 2,5 meter diprediksi dapat terjadi dalam 24 jam ke depan di Laut Flores, Perairan Kepulauan Selayar, Perairan Baubau, Kepulauan Wakatobi, Laut Seram, Perairan Fakfak dan Kaimana, Laut Banda, perairan selatan Kepulauan Kai hingga Kepulauan Aru dan Laut Arafuru bagian tengah dan timur.

Untuk tinggi gelombang 2,5 hingga 4 meter diprakirakan di Perairan Kepulauan Sermata, Kepulauan Letti, Kepulauan Babar, dan Laut Arafuru bagian barat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.