Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perkuat Kolaborasi, DPRD Gorontalo Utara Dukung Pengentasan Kemiskinan Ekstrem

1 Minggu, 09 Apr 2023, 01:38 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perkuat Kolaborasi, DPRD Gorontalo Utara Dukung Pengentasan Kemiskinan Ekstrem Perkuat Kolaborasi, DPRD Gorontalo Utara Dukung Pengentasan Kemiskinan Ekstrem Doc: ANTARA/Susanti Sako
Ket. Anggota DPRD Gorontalo Utara, Lukum Diko (depan kiri) turut dalam penyaluran bantuan pangan dalam program penanggulangan desa rawan pangan di Kecamatan Anggrek.

Gorontalo - Perkuat kolaborasi, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, mendukung upaya percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem di daerah itu.

Hal itu dikatakan anggota DPRD Gorontalo Utara, Lukum Diko, di Gorontalo, Sabtu.

Menurutnya, program ketahanan pangan melalui penyaluran bantuan pangan di desa rawan pangan yang dilakukan pemerintah daerah, sudah sangat tepat.

"DPRD sangat mendukung pelaksanaannya dan siap berkolaborasi melalui program dana aspirasi dalam upaya pengentasan kemiskinan khususnya kemiskinan ekstrem," katanya.

Program tersebut kata Lukum, harus menjadi prioritas pemerintah daerah. "Kita hadapi persoalan kemiskinan ini secara bersama-sama, dengan upaya percepatan pengentasan mulai dari kemiskinan ekstrem. Olehnya, sinergi pemerintah daerah dan DPRD sangat diperlukan," kata Lukum pula.

Pemerintah daerah harus fokus pada program agar tidak ada kerawanan pangan. "Rawan belum tentu terjadi. Maka kita hindari kerawanan pangan melalui program strategis untuk melakukan upaya pencegahan dini diantaranya, penyaluran bantuan bahan pangan kepada keluarga sasaran," kata anggota Fraksi Golkar DPRD ini.

Ia pun berharap, program penanggulangan desa rawan pangan tidak hanya dilakukan pemerintah desa bersumber dari dana desa, namun setiap organisasi perangkat daerah termasuk DPRD harus mengambil peran dalam upaya bersama mengentaskan kemiskinan dan mencegah kerawanan pangan. Sehingga ketersediaan pangan benar-benar mencukupi baik di desa, kabupaten bahkan nasional.

"Kita pun wajib menggalakkan program menanam mulai dari lahan pekarangan sendiri. Dan saya sebagai anggota DPRD akan ikut menerapkan sebagai langkah bersama dalam optimalisasi pengentasan kerawanan pangan dan kemiskinan," katanya.

DPRD berharap, dengan beragam upaya menjaga keperluan pangan daerah, dapat berdampak pada percepatan penurunan angka kemiskinan daerah minimal mencapai 15 hingga 10 persen di tahun 2024 nanti.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...

IMF: PDB Vietnam akan Lampaui Indonesia Tahun Ini

1 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
IMF: PDB Vietnam akan Lampa...
Advertisement
Tak Lagi Lewat Pertamina: Impor Migas Dialihkan ke Lemigas, Bahlil Pastikan Tak Bebani APBN

Tak Lagi Lewat Pertamina: Impor Migas Dialihkan ke Lemigas, Bahlil Pastikan Tak Bebani APBN

31 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.